Gara-Gara Kuis Facebook, Perempuan Nekat Sebar Undangan Pernikahan

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi
Gara-Gara Kuis Facebook, Perempuan Nekat Sebar Undangan Pernikahan
Waduh, perempuan sebar undangan pernikahan gara-gara ikut kuis Facebook? (Shutterstock)

Seorang perempuan menyebar undangan pernikahan gara-gara disebut akan menikah oleh kuis di Facebook.

Suara.com - Gara-Gara Kuis Facebook, Perempuan Nekat Sebar Undangan Pernikahan

Pengguna media sosial Facebook pasti familiar dengan kuis-kuis iseng yang ada di platform tersebut.

Tapi kalau banyak orang menganggap kuis tersebut hanya sekadar main-main semata, maka satu perempuan ini punya pandangan berbeda.

Dilansir Mirror, seorang perempuan nekat menyebar undangan pernikahan bahkan sebelum kekasihnya melamar, semua gara-gara hasil kuis di Facebook.

Bunyi dari hasil kuis tersebut adalah; ia akan menikah tahun ini juga. Makanya ia cukup percaya diri untuk membagikan undangan tak lama setelah hasil kuis keluar.

Semua cerita tersebut terungkap lewat unggahan seseorang yang mengaku sebagai sahabat perempuan tersebut.

Katanya, si perempuan sudah menjalin kasih bersama kekasihnya selama beberapa tahun.

"Saya sayang sahabat saya, dan kekasihnya adalah laki-laki yang baik. Saya suka berkumpul dengan mereka! Tapi seketika setelah tahun baru, teman saya bermain kuis di Facebook yang kemudian hasilnya bilang kalau dia akan menikah tahun ini juga (kuis bohong-bohongan itu). Saya bilang kalau saya bisa melihat pernikahan itu terjadi. Lalu dia kirim pesan lewat Instagram bilang ada reservasi 'agenda spesial' di Zola, dan saya baru sadar kalau itu maksudnya pernikahannya!" tulis sang sahabat.

Ilustrasi undangan pernikahan. (Shutterstock)
Berani sebar undangan pernikahan meski belum dilamar? (Shutterstock)

Unggahan tersebut dibuat di Facebook, dan beberapa warganet membalas unggahan dengan beragam komentar. Salah satunya mengatakan tak ada yang aneh dengan merencanakan pernikahan walau belum bertunangan.

"Kami mulai merencanakan pernikahan kami enam bulan sebelum bertunangan, tidak semua orang punya rencana yang linear," tulis satu warganet.

"Merencanakan pernikahan sebelum tunangan bukan hal yang besar, apalagi bila keduanya sama-sama dalam satu perahu yang sama. Tapi meminta tamu melakukan reservasi 'agenda' yang belum ada adalah hal yang aneh di sini," tulis yang lain.

Bagaimana menurut Anda, apakah wajar mengirimkan undangan pernikahan meski kekasih belum melamar?

Komentar

loading...
Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS