Tanpa Ijasah S1, Bisa Bergaji Besar di Perusahaan-Perusahaan Ini

Vania Rossa | Firsta Nodia
Tanpa Ijasah S1, Bisa Bergaji Besar di Perusahaan-Perusahaan Ini
Ilustrasi: Sederet perusahaan terkenal memberi gaji besar kepada pekerja yang memiliki keterampilan nyata, kesungguhan, ketekunan dan tekad untuk maju meski tak memiliki ijasah S1. (shutterstock)

Yang lebih dibutuhkan perusahaan adalah keterampilan nyata dari para karyawan.

Suara.com - Tanpa Ijasah S1, Bisa Bergaji Besar di Perusahaan-Perusahaan Ini.

Mengenyam bangku kuliah selama empat tahun dianggap sebagai jembatan untuk mendapatkan pekerjaaan yang lebih baik. Namun studi terbaru yang dikumpulkan oleh situs jejaring karir, LinkedIn, fakta yang ditemukan justru berbeda.

Laura Lorenzetti, editor di LinkedIn, menemukan bahwa banyak perusahaan terkemuka, termasuk Google, Airbnb, Facebook, dan Oracle, yang merekrut karyawan baru dengan gaji fantastis di mana gelar sarjana selama empat tahun tak lagi diperlukan.

"Gelar empat tahun bukannya tidak dibutuhkan sama sekali, tetapi kami mulai melihat perubahan dalam apa yang dicari perusahaan-perusahaan ini," kata Laura.

Laura menekankan bahwa kini orang-orang masih menilai bahwa gelar sarjana sangat penting dalam mencari kerja. Nyatanya di dunia kerja sesungguhnya, gelar hanyalah seonggok dokumen ijasah, yang lebih dibutuhkan perusahaan adalah keterampilan nyata dari para karyawan.

Beberapa pekerjaan bergaji tinggi di perusahaan terkemuka yang tak memerlukan gelar sarjana antara lain Brand Director di Apple, di mana dalam lowongan tersebut hanya mengatakan bahwa calon karyawan dengan gelar sarjana lebih disukai. Selain itu ada pula lowongan sebagai editor di Apple News, yang mana gelar sarjana atau master lebih disukai atau calon karyawan memiliki pengalaman kerja di bidang yang sama sebelumnya.

Ilustrasi dunia kerja, pekerja profesional, karir. (Shutterstock)
Ilustrasi: Ternyata tanpa ijasah S1, Anda masih bisa berpeluang bekerja dengan gaji besar asalkan memiliki keterampilan nyata, kesungguhan, ketekunan, kerja keras dan tekad untuk maju. (Shutterstock)

Ada pula lowongan sebagai manajer akun untuk Google Cloud yang bermarkas di Chicago yang hanya menyantumkan prasayarat gelar sarjana atau pengalaman praktis yang setara. Untuk gajinya sendiri, Brand Director Apple dapat menghasilkan sekitar Rp 2,8 miliar, sementara editor dan manajer akun sekitar Rp 850 juta.

LinkedIn mengungkapkan bahwa pekerjaan terbaik yang tidak memerlukan gelar sarjana empat tahun termasuk perancang mekanik, teknisi listrik, teknisi manufaktur, dan teknisi telekomunikasi .

Desainer mekanik di perusahaan top delapan kali lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki gelar sarjana empat tahun, dan teknisi listrik tujuh kali lebih kecil kemungkinannya. Untuk pendapatannya sendiri, desainer mekanik menghasilkan sekitar Rp 1 miliar dan teknisi listrik sekitar Rp 977 juta.

Salah satu desainer UX untuk Netflix, Hannah Maddy, berbicara kepada LinkedIn tentang riwayat pendidikannya yang tak sampai menorehkan gelar sarjana. Namun berkat ketekunan dan keingintahuannya untuk memelajari hal baru, kini ia bisa menempati posisi top di perusahaan terkemuka.

"Saya juga putus sekolah dan pernah bekerja shift malam sebagai tukang roti sampai saya berkesempatan menunjukkan desain pertama saya," kata Maddy kepada LinkedIn.

Dia mendapatkan pekerjaan di Netflix setelah menjalani proyek sampingan dengan teman-teman, belajar koding secara online dan rajin mengirimkan portofolionya kepada bos-bos.

Meski demikian, gelar empat tahun masih sangat relevan bagi banyak pencari kerja. Sementara mereka yang hanya memiliki ijazah sekolah menengah bisa mendapatkan gaji sekitar Rp 499 juta per tahun, orang-orang dengan gelar sarjana meraih pendapatan rata-rata Rp 837 juta setahun, menurut data dari SmartAsset.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS