Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya

Husna Rahmayunita

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:57 WIB
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
Jeffrey Epstein (Netflix)

Suara.com - Sosok kontroversial Jeffrey Epstein menggegerkan publik pasca rekam jejak kejahatannya terpublikasi lewat dokumen pengadilan dan arsip penyeledikan bertajuk "Epstein File".

Dalam jutaan dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ), terungkap sederet  fakta mencengangkan terkait skandal besar Epstein. Bahkan turut menyeret sejumlah tokoh dunia hingga menyinggung lokasi di sejumlah negara termasuk Indonesia. 

Saat meninggal pada 10 Agustus 2019, Epstein masih berstatus tahanan dan menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks anak di pengadilan federal AS. Ia belum menjalani hukuman penjara atas kasus yang sedang menjeratnya dan proses hukumnya berhenti karena kematian.

Berikut kronologi penangkapan hingga kematian Epstein yang dikenal sebagai sosok penuh skandal.

1. Penangkapan Epstein (6 Juli) 

Epstein ditangkap atas tuduhan federal karena diduga menjalankan bisnis perdagangan seks antara tahun 2002 dan 2005 di mana ia membayar gadis-gadis di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya di rumahnya di Manhattan dan perkebunannya di Palm Beach. Ia ditahan di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan di Manhattan.

2. Pengakuan Epstein (8 Juli)

Epstein, 66 tahun, mengaku tidak bersalah atas perdagangan seks anak di bawah umur dan konspirasi untuk terlibat dalam perdagangan seks anak di bawah umur. 

3. Penempatan Epstein di Penjara Khusus (10 Juli)

baca juga

Epstein ditempatkan di Unit Perumahan Khusus penjara, yang dikenal sebagai SHU, karena faktor risiko bunuh diri dan kekhawatiran keselamatan terkait dengan penempatannya di sel umum. Di SHU, narapidana ditempatkan di enam tingkat terpisah, yang masing-masing memiliki delapan sel.

4. Epstein Tetap Ditahan sembari Menunggu Persidangan (18 Juli)

Seorang hakim federal menolak permohonan jaminan Epstein dan memutuskan bahwa ia harus tetap berada di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan sambil menunggu persidangannya.

5. Epstein Diduga Melakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri (23 Juli)

Petugas penjara menemukan Epstein tergeletak di lantai selnya dengan selembar seprai melilit lehernya. Ia kemudian dipindahkan dari sel isolasi dan ditempatkan di ruang pengawasan bunuh diri di sayap rumah sakit, di mana ia diobservasi 24 jam sehari oleh anggota staf atau pendamping narapidana yang terlatih khusus. Ia tetap dalam pengawasan bunuh diri selama sekitar 24 jam dan dipindahkan ke observasi psikologis, juga di sayap rumah sakit.

6. Epstein Kembali Ditahan di SHU (30 Juli)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal

Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:39 WIB

Kemunculan Epstein Files Cuma Pengalihan Isu? Diduga Ada Kasus Besar yang Ditutupi

Kemunculan Epstein Files Cuma Pengalihan Isu? Diduga Ada Kasus Besar yang Ditutupi

Entertainment | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:10 WIB

Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika

Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×