Tradisi Penting di Thailand, Perang Air yang Curi Perhatian Wisatawan

Silfa Humairah Utami | Aditya Prasanda
Tradisi Penting di Thailand, Perang Air yang Curi Perhatian Wisatawan
Mengenal Songkran, Tradisi Perang Air di Thailand. (Wikimedia JJ Harrison)

Penasaran bagaimana tradisi perang air yang curi perhatian turis di Thailand?

Suara.com - Tradisi Penting di Thailand, Perang Air yang Curi Perhatian Wisatawan.

Perang air di Thailand yang juga disebut Songkran menjadi rangkaian hari libur nasional yang jatuh sekitar tanggal 13 hingga 15 April. 

Peringatan tersebut merupakan hari yang penting bagi masyarakat Thailand.

Bagi wisatawan, gelaran ini menjelma salah satu festival yang wajib diikuti tatkala menyambangi Negeri Gajah Putih.

Saat Songkran berlangsung, masyarakat setempat bersama wisatawan akan menjadi satu, saling menyemprotkan air ke tubuh masing-masing.

Air yang dilemparkan merupakan simbol pembersih diri dari segala sial dan ketidak beruntungan di tahun sebelumnya.

Umumnya para peserta saling menyemprotkan air menggunakan pistol air.

Air tumpah ruah, disemprotkan ke segala arah, bahkan kendaraan pun tak luput dari siraman air.

Uniknya, tak hanya manusia, gajah pun dilibatkan untuk menyemprotkan air ke para peserta Songkran.

Tradisi perang air tersebut sangat sayang dilewatkan khususnya bagi wisaatwan. Selain di Thailand, Songkran juga diadakan di beberapa negara lain, seperti di Laos, Kamboja dan Myanmar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS