Ogah Pegangan Saat Naik Eskalator, Kasus Perempuan Ini Sampai ke MA

Silfa Humairah Utami | Risna Halidi
Ogah Pegangan Saat Naik Eskalator, Kasus Perempuan Ini Sampai ke MA
Ilustrasi bawa kasus ke MA karena disuruh berpegangan pada pegangan eskalator. (Pixabay/StockSnap)

Perempuan Ini bawa Kasus ke MA karena masalah naik eskalator, ini kronologisnya!

Suara.com - Ogah Pegangan Saat Naik Eskalator, Kasus Perempuan Ini Sampai ke MA.

Saat menaikki eskalator, Anda akan disarankan untuk tetap berpegangan pada sisi tangga berjalan tersebut. Itu semua dilakukan sebagai upaya preventif agar Anda tetap aman dan tidak terjatuh.

Tapi di Kanada, seorang perempuan sampai adu mulut dengan petugas yang memintanya berpegangan pada eskalator.

Meski kejadiannya 10 tahun lalu, tapi keributan tersebut belum selesai sampai sekarang.

Dia adalah Bela Kosoian. Pada 2009 lalu, Bela menaiki eskalator di stasiun kereta bawah tanah Laval, Kanada tanpa berpegangan.

Melihat hal tersebut, seorang polisi langsung menyuruhnya berpegangan pada eskalator dan mengatakan "Hati-hati, pegangan tangan", dalam bahasa Prancis.

Bela menolak mematuhi perintah polisi tersebut dan malah berdebat.

Bela akhirnya ditahan dan mendapatkan denda sebesar $ 100 karena menolak berpegangan dan tambahan denda $ 320 karena gagal menjelaskan alasannya. Bela juga harus diborgol dan ditahan selama 30 menit di stasiun.

Bela baru benar-benar bebas dari "kejahatan yang ia lakukan" setelah pengadilan kota memutuskan kasusnya selesai pada 2012.

Saat itu juga, Bela langsung mengajukan gugatan terhadap kota dengan alasan bahwa ia merasa tidak wajib memegang pegangan di eskalator.

Ia sudah dua kali kalah di pengadilan Quebec tapi tetap menolak untuk menyerah.

Belum lama ini, kasus unik yang dihadapi Bela kembali akan disidangkan oleh Mahkamah Agung Kanada.

Menurut dokumen pengadilan, Bela Kosoian menolak untuk memegang eskalator karena dia tidak menganggap anjuran piktogram di eskalator sebagai kewajiban.

Sebelumnya, para hakim dalam dua gugatan yang diajukan Bela memutuskan bahwa petugas polisi tersebut memiliki "niat baik tapi cara yang salah".

Namun keadaan mungkin akan berubah kali ini, karena Hakim Agung Clement Gascon telah mengisyaratkan bahwa ia tidak setuju dengan pemberian denda hanya karena tidak memegang pegangan eskalator.

"Saya kira jika kita memberikan denda kepada orang-orang yang tidak pegangan pada eskalator, kita akan mengeluarkan ratusan denda per jam karena kasus tersebut," kata Gascon pada satu titik selama persidangan di Mahkamah Agung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS