Kena OTT, Bupati Talaud Minta Tas Hermes, Balenciaga, dan Jam Tangan Rolex

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 01 Mei 2019 | 19:07 WIB
Kena OTT, Bupati Talaud Minta Tas Hermes, Balenciaga, dan Jam Tangan Rolex
Bupati Talaud [ig @swmmanalip]

Suara.com - Kena OTT KPK, Bupati Talaud Kedapatan Minta Tas Hermes

Sri Wahyumi Maria Manalip, Bupati Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sri terjaring operasi tangkap tangan (OTT) penyidik Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK, Selasa (30/4/2019) pagi. Ia ditangkap saat menerima hadiah berupa perhiasan mewah.

Dikenal sebagai pejabat publik, Bupati Sri juga dikenal memiliki gaya bak sosialita. Maka tak heran, dari hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik KPK, Bupati Talaud kedapatan meminta sejumlah barang mewah sebagai imbalan, seperti tas dan arloji.

Penyidik menunjukkan barang bukti berupa tas dan jam tangan mewah yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Penyidik menunjukkan barang bukti berupa tas dan jam tangan mewah yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, kasus suap proyek  terungkap dari hasil sadapan KPK aat Sri melakukan sambungan telepon dengan Bernard Hanafi Kalalo, tersangka pemberi suap.

Dalam sambungan telepon tersebut, Sri meminta diberikan sebuah tas mewah merek Hermes sebagai imbalan dalam proyek tersebut. Menurut Basaria, permintaan itu disampaikan karena Bupati Sri tak ingin koleksi tasnya disamakan dengan pejabat perempuan di Talaud.

Selain tas, Bupati Talaud juga meminta sebuah jam tangan mewah. ''Alat-alat buktinya antara lain ada tas yang diserahkan, ada juga arloji Rolex,'' kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK.

''Barang bukti yang diamakan (nilainya) sekitar Rp 513.855.000,'' ungkap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

Barang-barang mewah yang diamankan, yakni handbag Channel senilai Rp 97.360.000, tas Balenciaga Rp 32.995.000, jam tangan Rolex Rp 224.500.000.

Kemudian ada anting berlian Adelle Rp 32.075.000, cincin berlian Adelle Rp 76.925.000, dan juga uang tunai sebesar Rp 50 juta. [Dewiku.com/Kintan Sekarwangi]

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Barang Mewah yang Diamankan KPK dalam Kasus Bupati Talaud

Deretan Barang Mewah yang Diamankan KPK dalam Kasus Bupati Talaud

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 05:05 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Sri Ogah Tas Mewahnya Disamakan Pejabat Wanita Lain

Jadi Tersangka, Bupati Sri Ogah Tas Mewahnya Disamakan Pejabat Wanita Lain

News | Selasa, 30 April 2019 | 22:01 WIB

Tenar Karena OTT KPK, Intip Gaya Bupati Talaud yang Super Modis

Tenar Karena OTT KPK, Intip Gaya Bupati Talaud yang Super Modis

Lifestyle | Selasa, 30 April 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×