Solusi Overpopulasi, Ilmuwan Siap Campur Belatung dalam Sosis?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Solusi Overpopulasi, Ilmuwan Siap Campur Belatung dalam Sosis?
Ilustrasi Sosis (Shutterstock)

Belatung dianggap sebagai salah satu solusi makanan di masa depan.

Suara.com - Pernah membayangkan bagaimana rasanya makan belatung? Jika ditanya, siapa pun pasti ogah membayangkan dan tak mau mencicipi rasa belatung.

Selama ini, keberadaan belatung dalam makanan senantiasa dianggap sebagai hal yang jorok dan tanda bahwa makanan harus dibuang.

Namun, menurut laman Geek.com, ada kemungkinan bahwa belatung akan menjadi salah satu makanan kita di masa depan nanti.

Hal ini dapat terjadi jika masyarakat dunia mengalami overpopulasi sehingga stok daging ternak pun tidak akan mencukupi.

Padahal, manusia membutuhkan daging dan hewan sebagai sumber protein dalam makanan mereka.

Sosis (Shutterstock)
Sosis (Shutterstock)

Untuk mengatasi hal tersebut, ilmuwan daging Profesor Dr Louwrens Hoffman pun berkata jika manusia di dunia yang overpopulasi harus siap membuka pikiran mereka pada opsi makanan baru.

''Apakah kamu akan memakan sosis buatan pabrik yang terbuat dari belatung? Bagaimana dengan larva dan belalang?'' tanyanya.

Hoffman sendiri menyatakan jika hal ini disebabkan adanya sumber protein yang besar di dalam serangga dan belatung.

Namun, demi mengurangi rasa jijik, Hoffman dan murid-muridnya sudah bereksperimen untuk mencampur belatung dan serangga ke dalam sosis.

Bahkan, salah satu murid Hoffman pernah sukses membuat es krim dari serangga.

Bagaimana? Kalau suatu saat nanti ada sosis dari belatung, kamu siap mencobanya?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS