Lulusan Fashion MDIS Tampilkan Koleksi dengan Pesan Sosial

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Jum'at, 24 Mei 2019 | 05:00 WIB
Lulusan Fashion MDIS Tampilkan Koleksi dengan Pesan Sosial
Management Development Institute of Singapore (MDIS) Graduate Fashion Show 2019 menampilkan 10 koleksi desain istimewa yang memiliki pesan sosial yang sangat kuat. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Lulusan Fashion MDIS Tampilkan Koleksi dengan Pesan Sosial.

Mengambil konsep inklusivitas hingga keberlanjutan, lulusan the Management Development Institute of Singapore (MDIS) Graduate Fashion Show 2019 menampilkan 10 koleksi desain istimewa yang memiliki pesan sosial yang sangat kuat.

Bertema 'Singularitas', fashion show ini merupakan karya terbaik yang dibuat oleh 10 desainer muda sebagai bagian dari pameran dalam acara kelulusan mereka pada 3 Mei 2019.

Pemenang the Best Academic Award, Ili Binte Norazip, mempersembahkan 'Fractals', sebuah karya yang terinspirasi oleh masjid di Iran. Melalui karya ini, Nur berharap bahwa dia bisa membuka percakapan yang lebih bermakna tentang konsep kesopanan dan kurangnya representasi perempuan muslim dalam fast fashion.

"Koleksi saya ini bertujuan untuk menantang stereotip dan menunjukkan kemungkinan dimodest fashion. Saya harap koleksi ini dapat berkontribusi untuk membuat lebih banyak orang berpikir tentang inklusivitas dan keragaman yang lebih besar dalam fashion," ujar Nur dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Kamis (23/5/2019).

Sementara itu, Meghna Sharma, mengusung konsep ‘Shakti’, yang merepresentasikan energi feminin ketuhanan dalam agama Hindu. Meghna yang merupakan warga negara India yang tumbuh di Indonesia menginginkan agar desain fashion yang dibuatnya mampu menyampaikan pesan pemberdayaan perempuan dalam budaya yang penuh dengan masalah ketidaksetaraan gender.

“Karya saya terinspirasi dari perempuan yang telah hidup dengan gagah berani dalam masyarakat di mana mereka dikritik dengan keras. Desain ini menekankan pada aspek feminin namun dengansilhouette yang kuat untuk merayakan kebebasan perempuan,” ujar Meghna.

Lulusan lainnya yakni Ng Pei Shi Amanda, mendapatkan penghargaan the “Best Collection” karena menunjukkan keunggulan dalam orisinalitas, pengerjaan, dan teknik yang digunakan dengan 'Genesis'. Terinspirasi oleh bentuk seni gua yang paling primitif, lukisan Chauvet di Perancis selatan, karya Amanda adalah interpretasi kontemporer dari cetakan yang dilukis dan dibayangi dalam seni gua Palaeolithic.

Amanda menggabungkan konsepfashion berkelanjutan melalui pelapisan kain dan benang bekas dalam desainnya untuk mencerminkan kehidupan manusia prasejarah yang menggunakan bahan dasar yang mereka lihat atau miliki.

baca juga

“Karya ini memakan waktu 1 tahun dalam pembuatannya. Tujuan dari desain saya ada dua, yaitu meningkatkan kesadaran fashion berkelanjutan dengan penggunaan bahan bekas yang diberikan ‘nyawa baru’ dan menemukan kedalaman seni sejarah,” kata Amanda.

Tiga penghargaan lainnya juga diumumkan dalam fashion show ini, yaitu “Best Styling Award” yang dimenangkan Phan My Linch, “Special Avant Garde Award” yang dimenangkan Garalde Kate Ashley Rayos, dan “Voters’ Choice Award” yang dimenangkan Phan My Linh.

Mengakhiri Graduate Fashion Show, sebagai perwakilan dari panel juri dan Creative Director of Braun Buffel, Mr. Fabio Panzeri, mengatakan bahwa tema dan pesan yang diusung lulusan MDIS sangat menarik. Ke-10 desainer muda ini menurutnya benar-benar menunjukkan kejujuran dan passion mereka yang sesungguhnya melalui karya-karya yang mereka hasilkan.

"Kreativitas mereka tidak membabi-buta dan mengikuti permintaan pasar. Keberanian seperti ini sangat penting ketika mereka hendak melanjutkan perjalanan mereka menjadi perancang busana profesional. Kami percaya bahwa banyak yang akan menikmati dan mengikuti desain baik dan inspiratif yang mereka hasilkan dan kami berharap berharap mereka melanjutkan untuk mengembangkan potensi besar yang telah mereka tunjukkan hari ini,” ujar Mr. Fabio.

Sepuluh desainer di MDIS Graduate Fashion Show 2019 ini menjalani kurikulum kursus 100 persen berdasarkan pada praktik project dan studio. Dipimpin dan dibimbing oleh pengajar fakultas yang berpengalaman, mereka mendapatkan pijakan mereka pada fashion design melalui bidang pembelajaran yang relevan dengan industri. Dalam hal ini desainer pun tampilkan koleksi dengan pesan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Victoria's Secret Fashion Show Kabarnya Tak Tayang Lagi di TV, Mengapa?

Victoria's Secret Fashion Show Kabarnya Tak Tayang Lagi di TV, Mengapa?

Lifestyle | Minggu, 19 Mei 2019 | 22:15 WIB

MUFFEST Indonesia 2019 Cetak Transaksi Rp 40,3 Miliar Selama 4 Hari

MUFFEST Indonesia 2019 Cetak Transaksi Rp 40,3 Miliar Selama 4 Hari

Lifestyle | Jum'at, 10 Mei 2019 | 11:00 WIB

Jakarta Ramadan, Ajang Bukti Menggeliatnya Modest Fashion Indonesia

Jakarta Ramadan, Ajang Bukti Menggeliatnya Modest Fashion Indonesia

Lifestyle | Kamis, 09 Mei 2019 | 10:39 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×