Menawan Sekaligus Mematikan, Kelir Pesona Embun Upas di Dieng

Angga Roni Priambodo, Aditya Prasanda

Senin, 24 Juni 2019 | 12:02 WIB
Menawan Sekaligus Mematikan, Kelir Pesona Embun Upas di Dieng
(Instagram SMA Panca Bhakti Banjarnegara)

Suara.com - Fenomena embun dingin nan membekukan tanaman warga Dieng ini biasa terjadi pukul 04.00 hingga 05.30 WIB, saat musim kemarau yang dimulai dari bulan Mei.

Masyarakat setempat menyebutnya embun upas, atau embun beracun dalam istilah setempat.

Saat embun upas menghampiri lahan warga, lapisan es akan menyelimuti tanaman, tanpa terkecuali.

Seluruh kawasan Dieng yang berada di ketinggian 2 ribu mdpl menjadi begitu dingin dan mencekat. Bahkan suhu dingin di kawasan Dieng dapat mencapai 0 derajat celcius.

(Instagram Indoflashlight)
(Instagram Indoflashlight)

Kehadiran embun upas bak dua sisi mata koin yang tak terpisahkan, memberikan dampak negatif di satu sisi, namun juga tak menampik keindahan musiman yang disuguhkannya.

Saat embun upas menyelimuti Dieng, banyak tanaman warga yang rusak akibat begitu basah, membeku lantas mati.

Tanaman kentang berusia kurang dari 60 hari misalnya, akan seketika mati dilanda embun upas. Tentu saja fenomena ini merugikan para petani.

Sementara di sisi yang lain, embun upas juga menawarkan keelokan lanskap alamnya yang begitu memesona. Ketika embunnya nan membekukan tanaman, kerap jadi incaran para pemburu foto.

(Instagram Erny Bubu)
(Instagram Erny Bubu)

Sebab tak sedikit wisatawan yang memanfaatkan lanskap Dieng berselimut Embun Upas sebagai latar foto ala musim dingin, potensi wisata ini kemudian dikemas dalam acara tahunan Dieng Culture Festival tiap bulan Agustus yang menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. 

baca juga
(Instagram SMA Panca Bhakti Banjarnegara)
(Instagram SMA Panca Bhakti Banjarnegara)

Saat festival ini digelar, musim kemarau berada di puncaknya sekitar Juli hingga Agustus, embun upas nan cantik menawarkan kelindan pesonanya yang menawan sekaligus mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG: Indonesia Dilanda Musim Kemarau Lebih Kering Sampai Agustus 2019

BMKG: Indonesia Dilanda Musim Kemarau Lebih Kering Sampai Agustus 2019

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 17:38 WIB

Suhu Dingin Ekstrem Bikin Banyak Mobil Mogok di Dieng, Solar Membeku

Suhu Dingin Ekstrem Bikin Banyak Mobil Mogok di Dieng, Solar Membeku

Otomotif | Jum'at, 21 Juni 2019 | 15:07 WIB

Suhu Udara sudah Capai 34 Derajat Celcius, BMKG Wanti-wanti Pemudik

Suhu Udara sudah Capai 34 Derajat Celcius, BMKG Wanti-wanti Pemudik

Tekno | Selasa, 28 Mei 2019 | 22:12 WIB

Terkini

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×