Waspada Main di Pantai, Bocah Ini Nyaris Tewas Akibat Infeksi Bakteri

Galih Priatmojo, Amertiya Saraswati

Jum'at, 28 Juni 2019 | 14:45 WIB
Waspada Main di Pantai, Bocah Ini Nyaris Tewas Akibat Infeksi Bakteri
Ilustrasi bermain di pantai (Pixabay/skeeze)

Suara.com - Berawal dari sebuah liburan ke pantai yang tampak biasa-biasa saja, seorang ibu bernama Michelle Brown menceritakan bagaimana nyawa anaknya nyaris terancam akibat infeksi bakteri pemakan daging.

Michelle Brown dan putrinya, Kylei, yang berusia 12 tahun baru-baru ini pergi ke sebuah pantai di Florida untuk liburan.

Menurut unggahannya di Facebook, saat itu kunjungan Brown dan putrinya ke pantai sempat tertunda karena cuaca buruk.

Meski begitu, pada akhirnya mereka bisa bermain di pantai meski pihak berwenang meminta agar orang-orang tidak masuk ke air melebihi ketinggian mata kaki.

"Badai yang terjadi beberapa hari berikutnya telah mengaduk-aduk laut dan membuatnya tidak sejernih biasa. Airnya tampak keruh," ujar Michelle Brown seperti dikutip dari Insider.

Saat itu, Brown dan putrinya pun sudah mengikuti aturan yang ada.

Ilustrasi bermain di pantai (Pixabay/mintchipdesigns)
Ilustrasi bermain di pantai (Pixabay/mintchipdesigns)

Namun, sehari setelahnya, Kylei terbangun dengan rasa sakit di betisnya. Saat itu, Brown mengira jika anaknya hanya kram. Terlebih, kondisi Kylei lantas membaik dan dia bisa berjalan seperti baisa.

Hari berikutnya, rasa sakit itu kembali datang dan menyebar. Dua hari kemudian, Kylei mengalami rasa sakit yang parah di betisnya dan tidak bisa berjalan.

Akibat insiden tersebut, keluarga Brown pun lekas pulang dari liburan dan pergi ke dokter.

baca juga

Saat itulah, Kylei didiagnosa mengalami necrotizing fasciitis atau infeksi bakteri pemakan daging yang langka.

"Dia mengalami demam saat kami tiba di UGD. Setengah jam kemudian, demamnya makin naik. Segalanya mulai bertambah buruk karena bakteri itu telah berubah menjadi infeksi. Itu adalah infeksi yang agresif dan sudah menyebar dari kaki ke pahanya."

Main di pantai, gadis ini kena infeksi bakteri berbahaya (facebook.com/Michelle Brown)
Main di pantai, gadis ini kena infeksi bakteri berbahaya (facebook.com/Michelle Brown)

Diketahui, infeksi bakteri pemakan daging merupakan jenis infeksi yang dapat merenggut nyawa 1 dari 3 orang, bahkan dengan perawatan sekalipun.

Karena infeksi yang dideritanya ini, kondisi Kylei pun sempat tidak stabil dan dia harus menjalani operasi berulang kali demi memastikan semua bakteri telah dikeluarkan.

"Menurutku dia sangat beruntung," kata dokter yang menangani Kylei. "Kebanyakan, dalam kasus infeksi macam ini, kami tidak bisa menyelamatkan apa-apa karena bagian yang terinfeksi sudah mati."

Diduga, Kylei sendiri terkena infeksi ini karena memiliki luka terbuka di jempol kakinya saat bermain di pantai.

Saat ini, Kylei dilaporkan sudah membaik namun masih harus menjalani terapi dan perawatan agar dapat berjalan kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Terbaik untuk Kabur dari Musim Panas Ekstrem

7 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Terbaik untuk Kabur dari Musim Panas Ekstrem

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:42 WIB

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat

Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:00 WIB

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Bukan Cuma Pantai! Ini 3 Aktivitas Seru di Tanjung Lesung, Ada Skydiving hingga Konservasi Penyu

Bukan Cuma Pantai! Ini 3 Aktivitas Seru di Tanjung Lesung, Ada Skydiving hingga Konservasi Penyu

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:40 WIB

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:21 WIB

Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan

Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 16:56 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×