- Generasi muda menggelar aksi bersih pantai dan edukasi pengelolaan sampah di Ancol pada Rabu, 28 Oktober 2026.
- Sampah yang terkumpul dikelola bersama oleh pihak Ancol dan Sosro DAURI untuk didaur ulang menjadi produk bernilai guna.
- Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kampanye Generasi Prima 2026 untuk meningkatkan kepedulian lingkungan masyarakat luas.
Suara.com - Menjaga kebersihan pantai bukan hanya soal memungut sampah yang berserakan. Pengelolaan sampah sejak dari sumber hingga proses daur ulang juga menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam kegiatan beach clean up atau aksi bersih pantai yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini melibatkan generasi muda untuk ikut menjaga kebersihan ruang publik sekaligus mengenal lebih jauh pengelolaan sampah.
Dalam kegiatan tersebut, sampah yang terkumpul akan dikelola oleh pihak Ancol bersama Sosro DAURI (Daur Untuk Negeri). Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara memilah kemasan bekas pakai, mulai dari botol plastik, kotak karton minuman, hingga alat makan sekali pakai.
Head of Marcomm dan PR Sinar Sosro Gunung Slamat, Devyana Tarigan, mengatakan kegiatan bersih pantai tidak berhenti pada aktivitas mengumpulkan sampah. Peserta juga diperkenalkan pada proses pemanfaatan kembali material hasil daur ulang.
Salah satu contohnya adalah sampah karton yang dapat diolah menjadi material PolyAl. Material tersebut selanjutnya bisa dimanfaatkan menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti meja sekolah dan kotak pengumpul sampah atau dropbox.
Menurut Devyana, edukasi tersebut penting agar generasi muda memahami bahwa sampah yang telah digunakan masih dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui proses yang tepat.
"Alam telah sangat banyak memberikan kebaikan kepada kita. Maka sudah sepantasnya kebaikan itu kita jaga dan meneruskannya. Kami percaya siapa pun dapat memulai dari tindakan sederhana, dan ketika semakin banyak orang ikut bergerak, manfaat yang dihasilkan juga semakin besar," ujar Devyana.
Sementara itu, Direktur Komersial PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rahmaniar, mengatakan kawasan Ancol merupakan ruang publik yang dinikmati masyarakat lintas generasi. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda.
"Ancol adalah ruang publik yang dinikmati lintas generasi. Generasi muda memiliki peran penting untuk ikut menjaganya," kata Rahmaniar.
Kegiatan bersih pantai ini merupakan bagian dari Kampanye Generasi Prima 2026 yang diinisiasi PT Sinar Sosro Gunung Slamat, produsen air mineral Prim-A. Kampanye tersebut melanjutkan gerakan serupa yang telah dimulai pada 2025 untuk mengajak masyarakat melakukan aksi positif bagi lingkungan dan sesama.
Setelah kegiatan di Ancol, rangkaian kampanye akan dilanjutkan melalui berbagai aktivitas secara langsung maupun daring dengan melibatkan komunitas dan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak hanya diwujudkan lewat aksi sesaat, tetapi juga melalui kebiasaan memilah, mengurangi, dan mengelola sampah dalam kehidupan sehari-hari.