Jadi Destinasi Wisata, Yogyakarta Diharap Terus Upgrade Konten

Silfa Humairah Utami

Selasa, 02 Juli 2019 | 22:30 WIB
Jadi Destinasi Wisata, Yogyakarta Diharap Terus Upgrade Konten
Destinasi wisata Yogyakarta. (Suara.com/Yvesta Putu)

Suara.com - Jadi Destinasi Wisata, Yogyakarta Diharap Terus Upgrade Konten.

Sebagai rujukan wisatawan domestik maupun mancanegara, Yogyakarta punya pekerjaan rumah yang cukup serius dan berkesinambungan. Selain pengaturan jalur transportasi ke tempat-tempat tujuan wisatawan, perawatan dan perbaikan layanan juga harus ditingkatkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang menegaskan, berbagai predikat yang disandang Yogyakarta, salah satunya sebagai kota wisata harus diimbangi dengan pengembangan kawasan wisata agar tidak ketingalan jaman. Kalau tidak ada perbaikan maka akan ditinggal wisatawan.

"Hal ini terkait dengan konten-konten dan destinasi-destinasi wisata yang ada di kota Jogja tentunya. kalau kita tidak berbenah atau update bahkan upgrade nanti lambat laun kehadiran wisatawan di Jogja ini akan habis," papar Tion di Taman Pintar, Yogyakarta, Selasa (2/7/2109).

Dicontohkan Tion, Taman Pintar Yogyakarta haruas terus mengembangkan konten secara berkala. Sebab Taman Pintar saat ini sudah berdiri 11 tahun sehingga wahananya pun perlu diperbarui. 

"Namun update atau bahkan upgrade terhadap konten maupun wahana harus tetap dalam lingkup atau frame edukasi, yang memiliki penekanan-penekanan pada aspek edukasi. karena kalau kita berbicara destinasi wisata minat khusus, taman pintar ini menjadi salah satunya," imbuh Tion.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar, Afia Rosdiana mengatakan angka pengunjung lebaran lalu mencapai 8.000 pengunjung dalam sehari.

"Dengan demikian pekerjaan beratnya adalah bagaimana kami juga memberikan edukasi kepada pengunjung bahwa kita sama-sama merawat semua permainan dan fasilitas yang ada disini. Tapi disisi lain kami sebenarnya juga senang kalau permainan atau fasilitas itu rusak, karena dengan demikian berarti fasilitas tersebut ada yang menggunakan dan berguna," jelasnya.

Afi mencontohkan, salah satu wahana Taman Air Menari merupakan permainan yang paling digemari pengunjung, terutama anak-anak. Selain bisa diekplorasi secara cuma-cuma, wahana ini juga berada di luar ruang.

baca juga

"Akan sangat baik jika semakin banyak anak dan orang tua yang akan mendapatkan edukasi serta memanfaatkan fasilitas stimulasi luar ruang sehingga menjadi destinasi wisata untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka,Yogyakarta diharap terus upgrade konten" tandasnya. Yvesta putu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Malas Plesiran ke Yogyakarta

Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Malas Plesiran ke Yogyakarta

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2019 | 09:39 WIB

DPD Organda Tak Soal Bus Besar Dilarang Masuk Yogyakarta

DPD Organda Tak Soal Bus Besar Dilarang Masuk Yogyakarta

Jogja | Senin, 01 Juli 2019 | 22:27 WIB

Maksimalkan Trans Jogja, Bus Besar Dilarang Masuk Yogya Tiap Selasa Wage

Maksimalkan Trans Jogja, Bus Besar Dilarang Masuk Yogya Tiap Selasa Wage

Jogja | Senin, 01 Juli 2019 | 22:09 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×