Ubah Stereotip, Miss Virginia Pilih Menunjukkan Aksi Eksperimen Sains

Dinar Surya Oktarini | Yasinta Rahmawati
Ubah Stereotip, Miss Virginia Pilih Menunjukkan Aksi Eksperimen Sains
Camille Schrier. (Instagram/@missamericava)

Camille Schrier menunjukkan arti sebenarnya dari brain, beauty dan behaviour.

Suara.com - Untuk putaran bakat kompetisi Miss Virginia tahun ini, sebagian besar kontestan memilih untuk menari atau bernyanyi. Tapi Camille Schrier memilih jalan berbeda.

Wanita berusia 24 tahun yang melabeli dirinya sebagai "ilmuwan aneh" ini memilih memamerkan eksperimen sains. Seperti yang dikutip dari BBC, Camille memiliki dua gelar sarjana sains dan sedang belajar doktor di bidang farmasi di Virginia Commonwealth University dan ingin "menghancurkan stereotip orang".

Dia mengatakan eksperimen sainsnya, yang menunjukkan dekomposisi katalitik hidrogen peroksida, adalah "faktor besar" dalam kemenangannya pada 22 Juni lalu.

Awalnya Camille tidak berpikir dia memiliki bakat pertunjukan, tetapi ibunya mendorongnya untuk memamerkan pengetahuan sainsnya. "Saya menganggap itu sebagai tantangan. Butuh sedikit kreativitas bagi saya untuk menemukan cara agar saya bisa mewakili bakat yang saya miliki dengan cara yang menghibur karena kadang-kadang orang memiliki persepsi bahwa sains itu membosankan," ujarnya.

Dia mengakui masih ada "kontroversi" mengenai kompetisi semacam beauty pageant. Tapi ia mengatakan Miss America telah rebranding dan lebih progresif dengan lebih berfokus pada prestasi wanita daripada penampilan.

Camille Schrier. (Instagram/@missamericava)
Camille Schrier. (Instagram/@missamericava)

"Saya memenangkan hampir USD 22.000 uang beasiswa untuk pendidikan pascasarjana saya. Ini jauh lebih dari sekadar kontes kecantikan dalam tanda kutip. Kami telah melepas baju renang dan kami, kembali fokus pada karir wanita," ungkap Camille.

Kini Camilla telah menjadi Miss Virginia 2019 dan akan lanjut berkompetisi di Miss America 2019 akhir tahun mendatang. Setahun ke depan sebagai Miss Virginia, ia memiliki misi "advokasi untuk pendidikan STEM (Science, Technology, Enginerring and Math)".

"Saya berharap untuk menggunakan ini (eksperimen yang membuatnya menang) di seluruh Amerika Serikat untuk membuat orang muda, terutama anak perempuan, tertarik dengan pendidikan dan karir STEM, mudah-mudahan menjadi panutan bagi mereka," tambah Camille.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS