Susah Berhenti Merokok? Perangkat Hisap Elektronik Ini Bisa Jadi Solusi

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 10 Juli 2019 | 19:15 WIB
Susah Berhenti Merokok? Perangkat Hisap Elektronik Ini Bisa Jadi Solusi
Juul, rokok hisap elektrik [Suara.com/Vessy]

Suara.com - Susah Berhenti Merokok? Perangkat Hisap Elektronik Ini Bisa Jadi Solusi.

Saat ini di Indonesia tercatat ada 67 juta perokok aktif usia dewasa. Data ini tentu berdampak terhadap kesehatan pribadi, lingkungan, dan kehidupan sosial. 

Kent Sarosa, Country General Manager, Juul Labs Indonesia menuturkan, di Indonesia, merokok merupakan salah satu penyebab kematian yang berhubungan dengan penyakit yang dapat dicegah. Namun, hal itu tetap saja membuat perkok tidak berhenti. Banyak dari mereka mengeluh sulit berhenti merokok.

Guna mengatasi masalah tersebut dan menekan tingginya jumlah perkok di Tanah Air, sebuah solusi alternatif kini hadir di Indonesia. 

Produsen Electronic Nicotine Delivery Sytem (ENDS) terkemuka dari Amerika Serikat mengumumkan peluncuran perangkat hisap elektronik yang akan membantu meningkatkan kualitas hidup satu miliar prokok dewasa di dunia dengan menciptakan produk alternatif rokok.

"Dengan mempertimbangkan kebiasaan perokok, produk ini dirancang sebagai perangkat yang sederhana dengan teknologi yang dipetenkan. Perangkat ini menggunakan sistem tertutup (closed vaping system) dan menggunakan desain pengendalian suhu yang sudah dipatenkan, sehingga pengguna mendapatkan pengalaman vaping yang konsisten," ujar Kent saat ditemui Suara.com dalam peluncuran Juul dan Juulpods, Rabu (10/7/2019) di kawasan Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, perangkat ini didesain sesuai fungsi dan menghadirkan sensasi alternatif bagi perokok dewasa. Produk ini juga sudah melewati proses penelitian dan pengembangan produk selama satu dekade untuk mencapai standar yang sesuai.

Di tempat yang sama, James Monsees, Pendiri dan Chief Product Officer Juul Labs mengatakan, pihaknya memiliki misi untuk meningkatkan kualitas hidup para perokok dewasa. Beberapa negara yang masyarakat sudah menggunakan perangkat hisap elektrik ini telah mencapai kesuksesan sebagai solusi alternatif rokok.

Hal tersebut sejalan dengan fakta bahwa 67 juta perokok dewasa Indonesia atau sekitar 39 persen dari jumlah populasi orang dewasa, telah menjadikan negara ini sebagai jumlah perkok dewasa ketiga terbesar di dunia. 

baca juga

Laporan World Health Organization (WHO) pada 2018 mencatat, 225.720 orang meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan konsumsi rokok atau sekitar 14,7 persen dari keseluruhan tingkat mortalitas. 

Kent menambahkan bahwa produk ini tidak mengandung tar yang menyebabkan penyakit, tidak memiliki bau, dan tidak meninggalkan ampas seperti asap dan abu. Semua produk ini tersedia dalam kandungan nikotin tiga dan lima persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tompi : Lelaki yang Merokok Pasti Terlihat Cepat Tua

Dokter Tompi : Lelaki yang Merokok Pasti Terlihat Cepat Tua

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 09:00 WIB

Jangan Minum Kopi Sambil Merokok, Kebiasaan Ini Justru Lebih Berbahaya!

Jangan Minum Kopi Sambil Merokok, Kebiasaan Ini Justru Lebih Berbahaya!

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 19:15 WIB

Sutopo Kanker Paru-paru Meski Tidak Merokok dan Makan Sehat, Kok Bisa?

Sutopo Kanker Paru-paru Meski Tidak Merokok dan Makan Sehat, Kok Bisa?

Health | Minggu, 07 Juli 2019 | 08:39 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×