Punya Tabiat Buruk, Turis Lokal Dilarang Makan di Restoran Ramen Ini

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 17 Juli 2019 | 06:15 WIB
Punya Tabiat Buruk, Turis Lokal Dilarang Makan di Restoran Ramen Ini
Ilustrasi Makan Ramen di Jepang (Pexels/Matt Hardy)

Suara.com - Punya Tabiat Buruk, Turis Lokal Dilarang Makan di Restoran Ramen Ini

Seorang pemilik restoran ramen di Pulau Ishigakijima, Jepang, mengaku sudah tak tahan lagi dengan para turis lokal Jepang.

Karena itu juga, ia melarang seluruh orang Jepang makan di restorannya dan hanya bersedia melayani turis asing.

Adalah restoran Yaeyama Style, sebuah restoran ramen kecil di Prefektur Okinawa Jepang yang selalu dipadati pengunjung sepanjang tahun ini.

Pemilik restoran, Akio Arima mengaku lebih baik kehilangan uang daripada melayani sesama Bangsanya sendiri.

Dalam sebuah unggahan, Arima mengatakan pengunjung lokal bertingkah buruk. Ia lalu menulis pesan panjang lebar berbunyi;

"Untuk pelanggan Jepang,

Sikap turis Jepang semakin buruk dari tahun ke tahun, jadi kami tidak akan membiarkan pelanggan Jepang makan di restoran kami sampai setelah September.

Kami hanya akan menerima pelanggan dari luar negeri, dan kami meminta maaf kepada warga Jepang setempat dan pelanggan yang telah makan di sini setiap tahun, dan juga meminta kerja sama mereka.

baca juga

Kami sedang berpikir untuk melanjutkan layanan reguler mulai Oktober."

Keputusan drastis Akio Arima memicu kontroversi di Jepang. Tetapi kata Arima, hal tersebut malah menjadi bukti adanya perilaku kasar warga
senegaranya.

Kata Arima, ia tidak pernah memiliki masalah dengan pelanggan asing, jadi dia lebih suka hanya melayani turis asing daripada turis lokal asal Jepang.

Dilaporkan SoraNews24, Yaeyama Style merupakan restoran kecil yang hanya memiliki sekitar belasan kursi.

Sang pemilik restoran Arima meminta para pelanggannya untuk memesan setidaknya semangkuk ramen untuk di makan sendiri-sendiri. Tapi Meski imbauan tersebut telah dipasang di seluruh penjuru restoran, beberapa pelanggan asal Jepang masih bersikeras untuk membeli semangkuk berdua.

Pelanggan lain biasanya membawa makanan dan minuman dari luar untuk dikonsumsi. Ada juga pelanggan yang membawa bayi dan balita padahal tidak izinkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemas, Begini Jadinya Ketika Pokemon Air Lapras Jadi Duta Wisata Jepang

Gemas, Begini Jadinya Ketika Pokemon Air Lapras Jadi Duta Wisata Jepang

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2019 | 17:15 WIB

Ini Ritual Unik Kubo Si Messi Jepang Sebelum Berseragam Real Madrid

Ini Ritual Unik Kubo Si Messi Jepang Sebelum Berseragam Real Madrid

Bola | Senin, 15 Juli 2019 | 17:13 WIB

Bukan Lagi Nasi, Orang Jepang Kini Lebih Suka Sarapan Roti Bakar

Bukan Lagi Nasi, Orang Jepang Kini Lebih Suka Sarapan Roti Bakar

Lifestyle | Minggu, 14 Juli 2019 | 13:12 WIB

Terkini

Bekasi hingga Maluku Utara Jadi Percontohan Perumahan Berbasis Jargas dan PLTS

Bekasi hingga Maluku Utara Jadi Percontohan Perumahan Berbasis Jargas dan PLTS

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Hiperregulasi Hukum: Tumpang Tindih Aturan dan Dampak Terhadap Masyarakat

Hiperregulasi Hukum: Tumpang Tindih Aturan dan Dampak Terhadap Masyarakat

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:20 WIB

7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung

7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI

Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Fitur Darurat pada Mobil Ini Justru Bikin Rugi Pemiliknya

Fitur Darurat pada Mobil Ini Justru Bikin Rugi Pemiliknya

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Diguyur Hujan Deras: Kabut Asap di Pekanbaru Mereda, Rumbai Banjir

Diguyur Hujan Deras: Kabut Asap di Pekanbaru Mereda, Rumbai Banjir

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:02 WIB

0878 Provider Apa? Ini Identitas Kartu dan Daftar Prefix Resminya

0878 Provider Apa? Ini Identitas Kartu dan Daftar Prefix Resminya

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama

Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Kemenkop Dorong Koperasi Babel Bertransformasi Jadi Pelaku Tambang Legal

Kemenkop Dorong Koperasi Babel Bertransformasi Jadi Pelaku Tambang Legal

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Guntur Romli Tantang Wamensesneg Tunjukkan Ijazah SMA Gibran Usai Sebut "Belum Ditemukan"

Guntur Romli Tantang Wamensesneg Tunjukkan Ijazah SMA Gibran Usai Sebut "Belum Ditemukan"

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:48 WIB

×