Demi Kualitas Pangan, Program Sapi Tabung Bisa diterapkan di Indonesia

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Kamis, 25 Juli 2019 | 18:30 WIB
Demi Kualitas Pangan, Program Sapi Tabung Bisa diterapkan di Indonesia
Ilustrasi sapi. (Pixabay/Kamil Slusarczyk)

Suara.com - Demi Kualitas Pangan, Program Sapi Tabung Bisa diterapkan di Indonesia.

Kebutuhan daging sapi di Indonesia sangat tinggi. Menurut Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), secara nasional konsumsi daging per kapita masyarakat Indonesia adalah 2,8 kg/tahun dan akan naik menjadi 5 kg per tahun dalam lima tahun ke depan.

Meski 90 persen dari kebutuhan daging masih dipenuhi permintaan pasar basah, kebutuhan akan daging sapi premium seperti Wagyu juga sangat tinggi.

Padahal sebagian besar daging premium masih diimport dari berbagai belahan dunia seperti Amerika, Jepang dan Australia.

 Profesor Tatsuyuki Suzuki (duduk tengah), seorang pakar reproduksi hewan dari Jepang sekaligus konsultan Moosa Farm dalam acara temu media di Jakarta, Kamis, (25/7/2019).
Profesor Tatsuyuki Suzuki (duduk tengah), seorang pakar reproduksi hewan dari Jepang sekaligus konsultan Moosa Farm dalam acara temu media di Jakarta, Kamis, (25/7/2019).

Menurut data Moosa Genetika Farmindo, permasalahan besar swasembada daging sapi di Indonesia adalah belum terbentuknya rantai usaha dan terbatasnya ketersediaan lahan untuk penggemukan sapi.

Selain itu, biaya industri daging sapi lokal dari sisi pembibitan, penggemukan sampai pemotongan yang besar sehingga membuat harga sapi lokal menjadi tidak kompetitif juga jadi masalah lainnya.

Untuk itu, terobosan dalam pembibitan yang dilakukan adalah menggunakan teknologi Transfer Embrio (TE) melalui program sapi tabung dianggap sebagai salah satu solusi usaha meningkatkan kualitas produksi daging sapi dalam negeri.

"Program ini dilakuan di luar negeri untuk mempercepat peningkatan populasi sapi genetik tinggi seperti program pembibitan Wagyu di Jepang," kata Profesor Tatsuyuki Suzuki, seorang pakar reproduksi hewan dari Jepang sekaligus konsultan Moosa Farm dalam acara temu media di Jakarta, Kamis, (25/7/2019).

Sapi Wagyu sendiri merupakan jenis sapi yang mempunyai nilai jual tinggi dimana harga daging dengan kualitas terbaik di pasaran berkisar antara Rp 1-2 juta per kilogram.

baca juga

Lewat program sapi tabung, diharapkan produksi daging Wagyu lokal dapat membantu menyediakan daging Wagyu berkualitas demi kualitas pangan dengan harga yang lebih terjangkau. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Kurang Tidur Bisa Sebabkan Hilang Empati

Awas, Kurang Tidur Bisa Sebabkan Hilang Empati

Health | Rabu, 24 Juli 2019 | 12:20 WIB

Bikin Heboh Netizen, Jersey di Italia Buatan Tangan Orang Indonesia?

Bikin Heboh Netizen, Jersey di Italia Buatan Tangan Orang Indonesia?

Sport | Senin, 15 Juli 2019 | 22:02 WIB

Beda Hasil Pengukuran Kualitas Udara Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

Beda Hasil Pengukuran Kualitas Udara Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

Tekno | Minggu, 14 Juli 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×