Bikin Merinding, Ini 6 Tren Aneh Dalam Hubungan Percintaan Zaman Now

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Senin, 29 Juli 2019 | 19:05 WIB
Bikin Merinding, Ini 6 Tren Aneh Dalam Hubungan Percintaan Zaman Now
Ilustrasi aplikasi tinder untuk kencan online. [Shutterstock]

Suara.com - Bikin Merinding, Ini 6 Tren Aneh Dalam Hubungan Percintaan Zaman Now

Hubungan dan percintaan memang semakin mudah dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat. Kini, Anda tak perlu lagi kesulitan jika ingin berkomunikasi dengan pasangan jarak jauh Anda.

Atau mungkin, Anda yang masih lajang, bisa dengan mudah mencari pasangan melalui berbagai aplikasi atau sosial media. Namun, nyatanya hal ini tidak selalu berjalan baik.

Melalui internet pulalah, ada sejumlah tren menyeramkan dalam dunia kencan yang membuat Anda harus lebih berhati-hati. Nah berikut beberapa tren tersebut, seperti dilansir Times of India.

1. Tindstagramming

Istilah Tindstagramming berasal dari dua kata, Tinder dan Instagram. Ini terjadi, saat seseorang menguntit orang lain di Instagram setelah mereka terhubung dengan aplikasi kencan seperti Tinder.

Bukankah menyeramkan mendapati bahwa seseorang yang Anda temui di aplikasi kencan, kini membuntuti Anda menggunakan informasi dari akun media sosial Anda?

2. Kittenfishing

Kita semua tentu ingin memasang gambar terbaik di profil aplikasi kencan. Dan untuk melakukan itu, banyak orang menggunakan filter atau aplikasi untuk meningkatkan fitur dan penampilan mereka.

baca juga

Namun, beberapa orang tidak akan berhenti di situ saja. Mereka lebih suka memasang foto-foto lama diri mereka yang lebih muda untuk menyembunyikan usia atau berat badan mereka yang sebenarnya. Tren penipuan ini disebut kittenfishing.

Ilustrasi tren aneh dalam percintaan. [Shutterstock]
Ilustrasi tren aneh dalam percintaan. [Shutterstock]

3. Pocketing

Dalam tren kencan ini, seseorang akan menyembunyikan pasangannya dari teman dan keluarganya. Ini hampir seperti orang yang ingin menyimpan kekasihnya di sakunya jauh dari perhatian semua orang.

Tren ini tidak hanya membuat frustrasi bagi orang yang menjadi korban, tetapi cukup menyeramkan juga.

4. Cookie jarring

Tren ini terjadi ketika seseorang berselingkuh meski menjalin hubungan dengan orang lain. Jadi apa bedanya dengan perselingkuhan? Sebenarnya hampir sama, tetapi dalam cookie jarring, orang ketiga digunakan sebagai rencana cadangan, jika terjadi kesalahan atau masalah dengan pasangan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi : Obrolan soal Musik Bikin Jomblo Ketemu Jodoh dalam Kencan Online

Studi : Obrolan soal Musik Bikin Jomblo Ketemu Jodoh dalam Kencan Online

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:18 WIB

Kamu yang Berzodiak Leo, Begini Kehidupan Percintaan Bulan Ini

Kamu yang Berzodiak Leo, Begini Kehidupan Percintaan Bulan Ini

Lifestyle | Selasa, 23 Juli 2019 | 15:51 WIB

Terima 300 Foto Genital Pria, Wanita Ini Merubahnya Menjadi Karya Seni

Terima 300 Foto Genital Pria, Wanita Ini Merubahnya Menjadi Karya Seni

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2019 | 14:03 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×