Mengenal Kayu Kamper, Si Material Anti-Rayap

Vania Rossa

Minggu, 01 September 2019 | 16:00 WIB
Mengenal Kayu Kamper, Si Material Anti-Rayap
Ilustrasi atap terbuat dari kayu kamper. (Shutterstock)

Suara.com - Kayu menjadi bahan dasar pembagunan hunian di samping batu bata dan semen. Kayu pun terdiri dari aneka macam jenis, salah satunya adalah kayu kamper. Uniknya, kayu ini dikenal sebagai material yang tahan banting dan tahan terhadap serangan rayap.

Dekoruma sudah merangkum informasi mengenai kayu kamper yang harus Anda tahu sebelum membelinya. Mari kita simak berikut ini.

Asal Usul Kayu Kamper
Kayu yang memiliki nama latin Cinnamomum camphora ini disebut kayu kamper karena baunya yang mirip aroma kamper. Berasal dari daerah tropis, kayu kamper banyak ditemui di Pulau Kalimantan, khususnya di Samarinda. Namun seiring berjalannya waktu, kayu kamper sudah mulai dibudidayakan di daerah subtropis.

Ciri-ciri Kayu Kamper

Kayu kamper. (Shutterstock)
Kayu kamper. (Shutterstock)

Secara fisik, kayu kamper memiliki ukuran pohon umumnya pada 20-30 meter dengan diameter 0,6-1,2 meter. Serat kayunya didominasi pola serat yang lurus atau bergelombang. Teksturnya pun terasa kasar saat diraba dan cukup mengkilap saat dilihat karena kayu kamper mempunyai tingkat kilau medium.

Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, kayu kamper memiliki daya tahan yang baik sehingga awet digunakan hingga 10-15 tahun. Tak hanya itu, kayu ini memiliki tingkat resistensi pada hama insekta tertentu.

Keunggulan Kayu Kamper
Dari sekian banyak kayu kamper yang ada di Kalimantan, kayu kamper dari Samarinda termasuk kayu kamper yang berkualitas baik. Kayu kamper Samarinda memiliki serat yang indah sehingga finishing pun tidak diperlukan lagi. Ditambah, kayu kamper tahan rayap.

Selain itu, daya tahan kayu kamper juga mirip dengan kayu jati, meskipun kayu jati masih lebih unggul dari kayu kamper. Harganya pun cukup murah, sehingga cocok untuk Anda yang sedang membangun rumah atau menciptakan furnitur dengan anggaran yang rendah.

Mengapa Kayu Kamper Tahan Rayap?
Baunya yang mirip dengan kapur barus membuat serangga seperti rayap dan lainnya pergi. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot membeli pengusir rayap untuk kayu kamper dan tak perlu khawatir kayu kamper cepat lapuk.

baca juga

Kelemahan Kayu Kamper
Meski berdaya tahan baik, kayu kamper juga punya kelemahan, terutama saat sudah lama digunakan dan terkena air karena kayu kamper bisa menyerap air dan menyusut. Maka dari itu, material ini tidak cocok dijadikan bahan dasar membuat pintu dan jendela rumah. Namun, memakai kayu kamper untuk konstruksi atap dan plafon adalah pilihan terbaik.

Di samping kayu jati, kayu kamper juga bisa jadi pilihan karena kelebihannya yang tahan banting serta anti-rayap. Demi hunian yang lebih nyaman, Anda bisa mengombinasikan kayu jati dan kayu kamper untuk efisiensi bangunan dalam rumah.

Artikel terkait:
Apa Itu Material GRC? Ketahui Fungsinya dalam Pembangunan Hunian!
11 Material Bangunan Paling Penting yang Harus Kamu Tahu
Bingung Memilih Material Lantai? Pilih Parket Kayu dengan 5 Kelebihan Berikut!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Panduan Bikin Dapur Impian Sesuai Tipe Chef

Begini Panduan Bikin Dapur Impian Sesuai Tipe Chef

Lifestyle | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 08:30 WIB

5 Trik Simpel Untuk Mengubah Interior Rumah

5 Trik Simpel Untuk Mengubah Interior Rumah

Lifestyle | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:05 WIB

7 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membersihkan Kamar Mandi

7 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membersihkan Kamar Mandi

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:00 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:55 WIB

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:50 WIB

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:45 WIB

×