Studi Beberkan 3 Alasan Adanya Poligami, Seks Kerap Jadi Pemicu

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 10 September 2019 | 13:37 WIB
Studi Beberkan 3 Alasan Adanya Poligami, Seks Kerap Jadi Pemicu

Suara.com - Studi Beberkan 3 Alasan Adanya Poligami, Seks Kerap Jadi Pemicu.

Ada banyak cerita romantis dan indah tentang cinta sejati dari hubungan mongami. Mengenai pasangan yang saling mencintai dan setia dengan pasangannya masing-masing tanpa ada orang lain di antara mereka. 

Namun, apabila hubungan monogami begitu indah, mengapa harus ada perselingkuhan? Bahkan orang ada yang memilih hidup dalam hubungan poligami. Hal ini menunjukkan seolah monogami tidak membuat mereka cukup bahagia. 

Seperti dilansir Yourtango, Selasa (10/9/2019), studi menjunjukkan bahwa hubungan monogami tidak selamanya indah dan baik-baik saja. Justru ada risiko yang harus dihadapi oleh lelaki yang menjalani hubungan dengan satu pasangan saja. Untuk itu, mari simak beberapa risiko yang harus dihadapi dalam hubungan monogami sehingga membuat Anda mengerti mengapa ada poligami.

Ilustrasi selingkuh. (Shutterstock)
Ilustrasi poligami. (Shutterstock)

1. Dalam waktu tertentu laki-laki dan perempuan bisa kehilangan gairah seksual

Perempuan sering mencari cara untuk menjadikan hubungan seksual terus bergairah dengan memakai pakaian seksi atau menggunakan seks toys. Tapi sains menunjukkan bahwa perempuan tidak dirancang untuk selalu bergairah, bahkan dalam jangka waktu panjang.

Studi menemukan perempuan lebih nyaman berada dalam hubungan cinta yang penuh kasih sepanjang waktu. Itu artinya terjadi pergeseran hubungan ke arah persahabatan platonis. Sedangkan dari segi psikologis, lelaki justru menderita dalam hubungan seperti itu.

Secara seksual lelaki jadi menderita dalam ikatan monogami. Maka, hal itu sering menjadi alasan terjadinya konflik karena telah menghalangi seks. Laki-laki bisa kehilangan gairah juga. Namun, ketika laki-laki menemukan pasangan baru, gairah seksual justru bisa muncul kembali.

2. Perempuan mengalami rentan usia terbaik dari segi seksual

baca juga

Anda mungkin pernah mendengar sebelumnya dorongan seksual lelaki mencapai puncak pada usia 20-an, mereka akan mengalami puber kedua, pada usia sekitar 30-an. Sedangkan pada rentan usia 30-40an perempuan memikul beban dalam hal gairah seksual. Penelitian secara ilmiah menemukan perempuan berada dalam gairah seksual rendah. Pada tahun-tahun itulah hubungan monogami mengalami permasalahan berat dari segi seksual.

3. Ada keinginan selingkuh

Menurut National Science Foundation, hanya tiga sampai lima persen mamalia yang mampu bertahan dalam hubungan monogami. Studi menemukan hubungan monogami seksual juga bergantung pada hormon dan reseptor yang dikeluarkan otak.

Reseptor manusia bervariasi dari setiap orang. Sehingga beberapa orang lebih condong ke polyamory daripada yang lain. Jadi jika pasangan Anda pernah selingkuh, dia mungkin pada dasarnya tidak akan cocok bahkan tidak mampu untuk menjalani hubungan monogami. Tapi jangan khawatir dia mungkin masih mencintai Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Terbaik Berhubungan Seks, Cek 5 Tanda Masa Subur Berikut

Saat Terbaik Berhubungan Seks, Cek 5 Tanda Masa Subur Berikut

Lifestyle | Senin, 09 September 2019 | 19:00 WIB

Apakah Pasangan yang Pernah Selingkuh Bisa Berubah? Ini Kata Psikolog

Apakah Pasangan yang Pernah Selingkuh Bisa Berubah? Ini Kata Psikolog

Lifestyle | Senin, 09 September 2019 | 09:00 WIB

Coba Hubungan Seks di Pagi Hari, Nikmati Efeknya pada Tubuh Anda!

Coba Hubungan Seks di Pagi Hari, Nikmati Efeknya pada Tubuh Anda!

Health | Senin, 09 September 2019 | 06:00 WIB

Terkini

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

×