Desa Kedas Bali Majukan Ekonomi Masyarakat Lewat Pengolahan Sampah

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 12 September 2019 | 20:15 WIB
Desa Kedas Bali Majukan Ekonomi Masyarakat Lewat Pengolahan Sampah
program Bali Bersih di Desa Kedas [Suara.com/Vessy]

Suara.com - Desa Kedas Bali Majukan Ekonomi Masyarakat Lewat Pengolahan Sampah

Penanganan sampah menjadi tantangan di Indonesia seiring dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan kegiatan sektor bisnis.

Pada 2019, Indonesia menghasilkan 67 juta ton sampah, jumlah tersebut lebih tinggi dari rata-rata 64 juta ton per tahun dengan komposisi sampah organik 70 persen, sampah plastik yang sumber utamanya berasal dari kemasan makanan dan minuman, kemasan kemasan consumer goods, kantong belanja, dan pembungkus barang lainnya (20 persen), dan sampah industri lainnya seperti kaca, metal karet (10 persen). 

Melihat dampak lingkungan dan sosial yang terjadi akibat sampah, pemerintah menargetkan untuk melakukan 30 persen pengurangan sampah dan 70 persen penanganan pada 2025.

Namun saat ini kebijakan pengolahan sampah TPS3R yang dicanangkan oleh pemerintah masih mengalami kendala karena belum sepenuhnya menjalankan mekanisme pemilihan sampah sejak dari sumbernya dengan melibatkan semua pihak.

Untuk mendukung target penanganan sampah, pemerintah dan sektor swasta malui Asosiasi Kemasan dan Daur Ulang untuk Lingkungan Berkelanjutan di Indonesia, menginisiasi program Bali Bersih yang bertujuan membangun program komunitas berkelanjutan dalam rangka membantu lingkungan dan perkotaan mengatasi permasalahan sampah kemasan yang mereka hadapi melalui ekonomi sirkular.

"Inisiasi program desa Kedas Bali adalah proyek percontogan Bali Bersih bertujuan untuk mendemonstrasikan sistem daur ulang yang memiliki nilai ekonomi dari material yang disebut sampah menjadi sistem yang berkelanjutan namun bisa mendatangkan kesempatan ekonomi bagi komunitas," kata Sinta Kaniawati, Perwakilan PRAISE saat ditemui Suara.com, Kamis (12/9/2019).

Ia menambahkan program Bali Bersih di Desa Kedas bisa menjadi contoh intervensi untuk peningkatan dari TPS3R serta TPS di Indonesia dalam pengolahan sampah yang lebih baik. Program ini berhasil membuktikan bahwa pengolahan sampah akan berhasil dengan menggunakan sistem ekonomi sirkular, yakni ada keterlibatan stakeholder responsibility, perbuahan perilaku 3R yang mencapai edukasi berkelanjutan, serta kerterlibatan pemerintah.

I Gusti Made Gede selaku Ketua BPD Desa Sanur Kauh mengatakan, sebelum mengikuti program Desa Kedas, sistem TPS3R yang ada belum berjalan dengan baik. 

baca juga

"Operasional kami sangat terhambat dan secara ekonomi tidak stabil. Setelah ebam bulan program ini berjalan, saat ini semakin banyak warga yang memilah sampah dari rumah. TPS3R di Sanur Kauh telah secara konsistem mendatangkan keuntungan, bukan saja secara ekonomi namun juga memiliki sistem kerja yang baik dan para pekerja yang terlatih. Para pekerja kebersihan kini memiliki seragam, perlengkapan kerja, pelatihan softskill, serta gaji yang memadai," tutur I Gusti Made.
  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Program Daur Ulang, Seniman di AS Ubah Wajah Truk Sampah

Dorong Program Daur Ulang, Seniman di AS Ubah Wajah Truk Sampah

Lifestyle | Kamis, 12 September 2019 | 20:05 WIB

Miris, Leonardo DiCaprio Soroti Lautan Sampah Bantargebang

Miris, Leonardo DiCaprio Soroti Lautan Sampah Bantargebang

Lifestyle | Minggu, 08 September 2019 | 11:26 WIB

Melihat Lebih Dekat Pengolah Sampah Teknologi Jerman Penghasil Bahan Bakar

Melihat Lebih Dekat Pengolah Sampah Teknologi Jerman Penghasil Bahan Bakar

News | Minggu, 08 September 2019 | 04:05 WIB

Terkini

Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Minta Doa: Ini Ditugaskan Bapak

Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Minta Doa: Ini Ditugaskan Bapak

News | Senin, 28 September 2026 | 18:45 WIB

Singapura Susah Payah Tundukkan Bangladesh 1-0, Gol Pemain Keturunan Hidupkan Asa The Lions

Singapura Susah Payah Tundukkan Bangladesh 1-0, Gol Pemain Keturunan Hidupkan Asa The Lions

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:43 WIB

Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Ramaikan Turnamen "The Grand Serve" di Padel Parc Arkadia

Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Ramaikan Turnamen "The Grand Serve" di Padel Parc Arkadia

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:43 WIB

Diperiksa KPK 8 Jam, Anggota V BPK RI Dicecar Soal Mekanisme Penentuan Opini BPK di Muara Enim

Diperiksa KPK 8 Jam, Anggota V BPK RI Dicecar Soal Mekanisme Penentuan Opini BPK di Muara Enim

News | Senin, 28 September 2026 | 18:42 WIB

Tiga Tim Rebut Gelar Juara Piala by.U Series Semarang 2026, Persaingan Atlet Futsal Muda Memanas

Tiga Tim Rebut Gelar Juara Piala by.U Series Semarang 2026, Persaingan Atlet Futsal Muda Memanas

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 18:40 WIB

RUU Ketenagakerjaan Dinilai Belum Sepenuhnya Lindungi Pekerja, Malah Untungkan Industri

RUU Ketenagakerjaan Dinilai Belum Sepenuhnya Lindungi Pekerja, Malah Untungkan Industri

News | Senin, 28 September 2026 | 18:40 WIB

5 Pilihan Smartwatch JETE di Bawah 500 Ribu, Bisa Pantau Olahraga hingga Bluetooth Calling

5 Pilihan Smartwatch JETE di Bawah 500 Ribu, Bisa Pantau Olahraga hingga Bluetooth Calling

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 18:33 WIB

RAPBN 2027: Sekolah Garuda Kantongi Dana Abadi Rp 8 Triliun Tahun Depan

RAPBN 2027: Sekolah Garuda Kantongi Dana Abadi Rp 8 Triliun Tahun Depan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:30 WIB

Percuma Kali Krukut Ditata Kalau Warga Masih Buang Sampah ke Sungai

Percuma Kali Krukut Ditata Kalau Warga Masih Buang Sampah ke Sungai

News | Senin, 28 September 2026 | 18:29 WIB

Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan

Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:24 WIB

×