Puteri Indonesia Jawa Timur 2019 Terpesona Batik Canteng Koneng

Silfa Humairah Utami
Puteri Indonesia Jawa Timur 2019 Terpesona Batik Canteng Koneng
Puteri Indonesia Jawa Timur 2019 Bella Putri Ekasandra Putri saat mengunjungi rumah Batik Tulis Canteng Koneng di Jl Kartini Desa Pangarangan Sumenep. (Suara.com / Moh Madani)

Batik tulis Canteng Koneng berasal dari Sumenep, Madura.

Suara.com - Puteri Indonesia Jawa Timur 2019 Terpesona Batik Canteng Koneng

Puteri Indonesia Jawa Timur 2019, Bella Putri Ekasandra Putri, mengunjungi rumah Batik Tulis Canteng Koneng di Jl Kartini Desa Pangarangan Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019).

Kedatangannya ke rumah Batik milik Didik Haryanto ini, Bella sapaan akrab Bella Putri Ekasandra ingin mengetahui dan melihat langsung proses pembuatan batik yang sudah dikenakan oleh para artis dan pejabat penting di negara ini.

Perempuan kelahiran Balikpapan 13 Mei 1999 ini, berkunjung ke Sumenep menjadi bintang tamu dalam acara pemilihan Kacong Cebbing Duta Wisata Sumenep tahun 2019.

Putri Indonesia Jawa Timur 2019 Bella Putri Ekasandra Putri saat mengunjungi rumah Batik Tulis Canteng Koneng di Jl Kartini Desa Pangarangan Sumenep. (Suara.com / Moh Madani)
Puteri Indonesia Jawa Timur 2019 Bella Putri Ekasandra Putri saat mengunjungi rumah Batik Tulis Canteng Koneng di Jl Kartini Desa Pangarangan Sumenep. (Suara.com / Moh Madani)

“Saya ke sini, ingin melihat langsung proses pembuatannya, kalau di tempat lain kan tidak, kita hanya bisa melihat hasil upaya tanpa tahu prosesnya,” katanya.

Menurut Bella, Batik Canteng Koneng memiliki ciri khas kental, dan banyak perbedaan dibanding batik yang pernah ditemuinya di tempat lain.

“Kalau di sini bisa dibilang warnanya lebih pekat dan lebih terang, kalau dipakai lebih nyala, motifnya juga beraneka ragam,” jelasnya.

Sementara Didik Haryanto, mengatakan, proses pembuatan batik Canteng Koneng ini didesain oleh dirinya sendiri. Kemudian dipindahkan ke atas kain yang sudah disiapkan, baru setelah itu dibatik menggunakan malam.

"Setelah itu, baru masuk ke pewarnaan dan penguncian warna. Terakhir masuk pada proses pelepasan malam yang dikenal dengan istilah 'lorod'," kata Didik kepada Suara.com.

Saat ini Batik Canteng Koneng Sumenep diminati oleh semua kalangan. Tidak hanya kalangan model dan artis yang sudah memakai batik tersebut, para menteri dan kepala daerah baik provinsi maupun daerah juga banyak yang memakai batik khas corak warna kental ini.

Dikatakan Didik, pada bulan ini Batik Canteng Koneng kembali akan mewakili Jawa Timur dalam event Nasional Indonesian Model Hunting katagoti Batik Art Carnival yang akan diselenggarakan di Yogjakarta pada 27 Oktober nanti.

"Mohon doa dan dukungannya, semoga kembali membawa juara seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Batik Canteng Koneng telah berhasil mengantarkan Erra Fazhira sebagai Runner Up II Putri Muslimah Indonesia 2019, dan juga Juara II Nasional batik Art carnival di Indonesian Model Hunting 2018 yang diselenggarakan di TMII Jakarta.

Batik Canteng Koneng belakangan ini lebih fenomenal dari tahun-tahun sebelumnya, sebab telah membawa banyak perubahan positif terhadap perkembangan desain pola batik tulis di nusantara khususnya di Sumenep. Adapun harganya beragam, sesuai corak dan motifnya.

"Harganya mulai dari harga Rp 400 ribu hingga Rp 3,5 juta," jelasnya.

Sebagai pengrajin Didik tentu sangat bersyukur dan bangga, karena hasil karyanya diminati oleh orang banyak, sehingga pada usia ke-8 tahun Batik Canteng Koneng akan terus berkreasi agar batik Sumenep terus maju dan berkembang.

Kontributor : Muhammad Madani

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS