Bukan Cinta, Ternyata Ini Alasan Orang Rela Berubah Demi Pasangan

Rabu, 11 Desember 2019 | 09:35 WIB
Bukan Cinta, Ternyata Ini Alasan Orang Rela Berubah Demi Pasangan
Ilustrasi pasangan dan motor [Shutterstock].

Suara.com - Saat jatuh cinta dan dimabuk asmara, pasangan kerap menjelma prioritas utama. Bahkan, banyak orang yang rela mengubah diri seperti yang diminta sang kekasih dengan mengatasnamakan cinta.

Membuat perubahan dari segi penampilan maupun sikap memang bukan hal terlarang. Namun, sebaiknya hal itu tidak dilakukan karena pasangan. Bagaimanapun, apa yang dia minta belum tentu yang terbaik untuk Anda, kan?

Meski begitu, mengapa banyak orang rela berubah demi pasangan mereka?

Mengutip Hellosehat, dibandingkan dengan pria, Rebekah Montgomery, PhD, seorang psikolog hubungan di Washington DC, menyatakan wanita cenderung lebih sering mengubah diri mereka sendiri demi pasangannya.

Menurut Rebekah, wanita biasanya merasa memiliki tanggung jawab lebih saat menjalani hubungan asmara. Hal itulah yang kemudian membuat ia merasa perlu beradaptasi dengan pasangannya atau lebih fleksibel.

Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)

Keinginan untuk menjadi pacar atau istri yang baik membuatnya berusaha mengubah dirinya agar diterima dan dicintai. Padahal, mungkin Anda sendiri kurang yakin dengan perubahan tersebut.

Menurut Eli Finkel, Ph.D., seorang profesor psikologi di Northwestern University, Chicago, setiap orang dalam hidup kita punya pengaruhnya tersendiri. Nah, pasangan merupakan salah satu orang yang berpengaruh sangat kuat. Pengaruh ini bisa berefek baik atau buruk.

Ketika memutuskan berubah, bisa jadi seseorang ingin mendekati sosok ideal yang diharapkan pasangannya. Harapannya, pasangan akan terus mencintainya dan tak berpaling pada orang lain.

Ilustrasi pasangan mengemil. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan mengemil. (Shutterstock)

Perasaan insecure semacam inilah yang kemudian membuat seseorang rela mengubah dirinya menjadi apapun seperti yang diinginkan pasangan.

Baca Juga: Lupa Bawa Amplop, Pasangan Pengantin Ini Siapkan Pembayaran Non Tunai

Dilansir dari laman Doquesne University via Hellosehat, kondisi ini dinamakan efek Pygmalion. Itu adalah ketika seseorang berusaha bertindak sesuai keinginan orang lain, dengan harapan orang lain tersebut melakukan hal serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI