Bukan Cinta, Ternyata Ini Alasan Orang Rela Berubah Demi Pasangan

Rima Sekarani Imamun Nissa
Bukan Cinta, Ternyata Ini Alasan Orang Rela Berubah Demi Pasangan
Ilustrasi pasangan dan motor [Shutterstock].

Mengapa banyak orang mau berubah demi pasangannya?

Suara.com - Saat jatuh cinta dan dimabuk asmara, pasangan kerap menjelma prioritas utama. Bahkan, banyak orang yang rela mengubah diri seperti yang diminta sang kekasih dengan mengatasnamakan cinta.

Membuat perubahan dari segi penampilan maupun sikap memang bukan hal terlarang. Namun, sebaiknya hal itu tidak dilakukan karena pasangan. Bagaimanapun, apa yang dia minta belum tentu yang terbaik untuk Anda, kan?

Meski begitu, mengapa banyak orang rela berubah demi pasangan mereka?

Mengutip Hellosehat, dibandingkan dengan pria, Rebekah Montgomery, PhD, seorang psikolog hubungan di Washington DC, menyatakan wanita cenderung lebih sering mengubah diri mereka sendiri demi pasangannya.

Menurut Rebekah, wanita biasanya merasa memiliki tanggung jawab lebih saat menjalani hubungan asmara. Hal itulah yang kemudian membuat ia merasa perlu beradaptasi dengan pasangannya atau lebih fleksibel.

Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)

Keinginan untuk menjadi pacar atau istri yang baik membuatnya berusaha mengubah dirinya agar diterima dan dicintai. Padahal, mungkin Anda sendiri kurang yakin dengan perubahan tersebut.

Menurut Eli Finkel, Ph.D., seorang profesor psikologi di Northwestern University, Chicago, setiap orang dalam hidup kita punya pengaruhnya tersendiri. Nah, pasangan merupakan salah satu orang yang berpengaruh sangat kuat. Pengaruh ini bisa berefek baik atau buruk.

Ketika memutuskan berubah, bisa jadi seseorang ingin mendekati sosok ideal yang diharapkan pasangannya. Harapannya, pasangan akan terus mencintainya dan tak berpaling pada orang lain.

Ilustrasi pasangan mengemil. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan mengemil. (Shutterstock)

Perasaan insecure semacam inilah yang kemudian membuat seseorang rela mengubah dirinya menjadi apapun seperti yang diinginkan pasangan.

Dilansir dari laman Doquesne University via Hellosehat, kondisi ini dinamakan efek Pygmalion. Itu adalah ketika seseorang berusaha bertindak sesuai keinginan orang lain, dengan harapan orang lain tersebut melakukan hal serupa.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS