Mirip Negeri Dongeng, Hutan Kristal di Gunung Ini Bikin Netizen Kagum

Silfa Humairah Utami, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 26 Januari 2020 | 17:00 WIB
Mirip Negeri Dongeng, Hutan Kristal di Gunung Ini Bikin Netizen Kagum
Hutan Kristal di dekat Gunung Kinabalu, Malaysia membuat netizen kagum. (Facebook/ Suhaimi Danin)

Suara.com - Mirip Negeri Dongeng, Hutan Kristal di Gunung Ini Bikin Netizen Kagum

Pernah menonton film The Chronicles of Narnia? Pasti udah nggak asing lagi fenomena hutan es yang mirip seperti negeri dongeng. 

Tapi bukan cuma di dongeng lho, karena pendaki Gunung asal Kinabalu, Sabah, Malaysia berhasil mengabadikan fenomena mengagumkan yang dijuluki sebagai Hutan Es atau Hutan Kristal.

Dilansir dari Guideku, seorang netizen Malaysia dengan akun bernama Suhaimi Danin membagikan postingan mengenai pengalamannya saat menemukan fenomena mengagumkan di hutan Panalaban, lereng Gunung Kinabalu.

Hutan Kristal di dekat Gunung Kinabalu, Malaysia membuat netizen kagum. (Facebook/ Suhaimi Danin)
Hutan Kristal di dekat Gunung Kinabalu, Malaysia membuat netizen kagum. (Facebook/ Suhaimi Danin)

Postingan yang dibagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 1.100 Like dan ratusan komentar dari netizen.

Sangat memesona, postingan bahkan telah dibagikan lebih dari 3.200 kali hanya dalam waktu dua hari saja.

Ratusan netizen menyatakan kekagumannya setelah melihat postingan milik Suhaimi Danin tersebut.

Bagaimana tidak, fenomena tumbuhan yang membeku diselimuti lapisan es di atasnya menghasilkan pemandangan seperti di negeri dongeng.

Dikutip dari New Strait Times, fenomena selimut es yang dijuluki Hutan Kristal oleh netizen ternyata merupakan sesuatu yang normal di lereng Gunung Kinabalu.

Hutan Kristal di dekat Gunung Kinabalu, Malaysia membuat netizen kagum. (Facebook/ Suhaimi Danin)
Hutan Kristal di dekat Gunung Kinabalu, Malaysia membuat netizen kagum. (Facebook/ Suhaimi Danin)

Hal tersebut sering terjadi ketika suhu turun menjadi -2 derajat Celcius.

baca juga

Manajer Taman Kinabalu, Yassin Miki menjelaskan bahwa fenomena selimut es ini dimulai sekitar jam 5 pagi pada hari Rabu (23/01/2020) waktu setempat.

"Ini adalah fenomena normal, cuaca dingin selama musim kemarau menyebabkan sedikit vegetasi di dekat sungai atau genangan air diselimuti es," kata Yassin Miki.

Ia juga mengungkapkan bahwa hal itu terjadi beberapa kali dalam setahun dan tidak berlangsung lama.

Fenomena hutan kristal ini membuat netizen kagum.

Begitu Matahari terbit, es akan mencair sehingga tanaman akan kembali dalam bentuk aslinya.

Fenomena yang dijuluki Hutan Kristal atau Hutan Es ini mendapatkan beragam komentar dari netizen.

"Cantiknya pemandangan ini, kamu sangat beruntung bisa melihatnya secara langsung," komentar Nonoi Salian.

Rumput hingga tumbuhan lain di hutan Panalaban diselimuti dengan es sehingga mirip Hutan Kristal .

"Saking indahnya pemandangan itu mirip editan Photoshop," pendapat Kidding Saimon.

Keren ya fenomena Hutan Kristal yang mirip di negeri dongeng ini, bagaimana menurut kamu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kocak! Ibu Ini Bawa Kabur Modem, Karena Anaknya tak Mau Diajak Liburan

Kocak! Ibu Ini Bawa Kabur Modem, Karena Anaknya tak Mau Diajak Liburan

Lifestyle | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:59 WIB

Begini Jernihnya Wisata Air Umbul Siblarak di Klaten, Pengen Nyebur

Begini Jernihnya Wisata Air Umbul Siblarak di Klaten, Pengen Nyebur

Lifestyle | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:22 WIB

Top 3 Lifestyle: Destinasi saat Imlek di Singapura, Resep Ikan Bandeng

Top 3 Lifestyle: Destinasi saat Imlek di Singapura, Resep Ikan Bandeng

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:40 WIB

Terkini

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:19 WIB

×