Kuku Panjang Percepat Penularan Virus Corona, Ini Tips Potong yang Benar

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:10 WIB
Kuku Panjang Percepat Penularan Virus Corona, Ini Tips Potong yang Benar
Ilustrasi Kuku. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak mewabahnya virus corona atau Covid-19 di lebih dari 130 negara di dunia, masyarakat dianjurkan untuk lebih rutin dan teliti mencuci tangan. Cara itu disebut bisa mencegah penularan virus yang bisa menginfeksi lewat kontak langsung.

Tapi bagaimana dengan kuku kita? Dilansir dari Metro.co.uk, seorang perawat telah memperingatkan bahwa kuku panjang bisa menjadi salah satu penyebab virus corona cepat tersebut. Ini karena kuku yang panjang dapat menampung kuman, bakteri, dan bahkan virus di bawahnya.

Cincin pertunangan dari potongan kuku. (YouTube/Kiwami Japan)
Ilustrasi: Potong kuku. (YouTube/Kiwami Japan)

Petugas kesehatan Australia menulis cara terbaik menghindarinya ialah menjaga kuku tetap pendek. Untuk menguji apakah kuku kamu cukup pendek, kamu bisa menekan ujung jari hingga menyentuh kulit.

Jika bisa merasakan kuku tetapi bukan daging jari, kuku itu terlalu panjang dan perlu segera dipotong.

"Di antara semua instruksi mencuci tangan dan saran lagu yang menyenangkan selama 20 detik, saya belum melihat ada yang memperhatikan bahwa mencuci tangan Anda dengan benar jika kuku Anda panjang," kata dia dalam akun faccebook.

Hal itu juga bisa semakin parah jika kamu punya kebiasaan mengigit kuku secara teratur. Banyak dari kita telah menggunakan sanitiser tangan pada saat ini tetapi perawat memperingatkan bahwa ini saja tidak akan berhasil untuk kuku panjang.

Jika memiliki kuku panjang atau kuku palsu pada saat ini, hal terbaik adalah memotong atau melepasnya karena tidak mungkin kamu menggunakan sikat kuku setiap kali mencuci tangan.

‘Jika Anda tidak bisa menggosok ujung jari Anda pada telapak tangan yang lain, maka tangan Anda tidak benar-benar bersih setelah Anda mencucinya, tidak peduli berapa lama Anda menyabuni. Tolong, selama keadaan darurat global ini, jaga agar kuku Anda pendek," ujar dia menambahkan.

Banyak orang kemudian menanggapi dan mengatakan bahwa menjaga kuku adalah praktik standar bagi para profesional medis yang ada di sekitar bakteri lebih dari yang lain.

baca juga

Para pengguna Facebook juga membagikan tips lain yang mengatakan bahwa ada kuman di cat kuku juga dan menyarankan semua orang untuk menjaga kuku mereka pendek dan bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuku Panjang Bisa Jadi Sumber Penularan Virus Corona Covid-19

Kuku Panjang Bisa Jadi Sumber Penularan Virus Corona Covid-19

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2020 | 07:54 WIB

Ahli: Menggigit Kuku dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Corona Covid-19

Ahli: Menggigit Kuku dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Corona Covid-19

Health | Sabtu, 07 Maret 2020 | 20:36 WIB

Pamer Cincin Pernikahan, Kuku Pengantin Ini Bikin Warganet Salfok

Pamer Cincin Pernikahan, Kuku Pengantin Ini Bikin Warganet Salfok

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2020 | 09:50 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×