Kasihan, Ini Hukuman Bagi Turis yang Langgar Aturan Lockdown di India

Silfa Humairah Utami, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 14 April 2020 | 15:30 WIB
Kasihan, Ini Hukuman Bagi Turis yang Langgar Aturan Lockdown di India
Para polisi dan militer India berjaga di perbatasan Kota New Delhi di tengah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Sejumlah turis dikabarkan telah melanggar aturan lockdown pemerintah India dengan nekat jalan-jalan di Rishikesh. Segerombolan turis ini pun diganjar dengan hukuman menuliskan kalimat permintaan maaf.

Melansir dari laman New Straits Times, Selasa (14/4/2020), lockdown skala nasional di India yang seharusnya berakhir di akhir Maret ini, memiliki ketentuan warga hanya diijinkan keluar untuk keperluan membeli bahan pangan atau obat.

Tak heran, sejumlah 10 pelancong asal Israel, Mexico, Australia, dan Austria ini pun tak lepas dari hukuman unik yang diberikan oleh pihak kepolisian setempat.

Disebutkan, polisi lokal Rishikesh, Vinod Sharma, mereka yang telah melanggar aturan lockdown akan dihukum dengan menulis permintaan maaf secara manual sebanyak 500 kali.

Bak hukuman yang acapkali ditemukan di lingkungan sekolah, para turis ini harus menulis kalimat "I did not follow the rules of lockdwon so I am so sorry (Saya tidak mengikuti aturan lockdown, untuk itu saya sangat menyesal)" sebanyak 500 kali.

Begini Hukuman Unik Bagi Turis yang Langgar Aturan Lockdown India. (pixabay.com/AYMYogaSchool)
Kota Rishikesh, India. (pixabay.com/AYMYogaSchool)

Sharma menambahkan, ada lebih dari 700 turis asing yang telah melanggar area lockdown tempat mereka tinggal. Karenanya, hukuman yang tak biasa ini diberikan untuk memberi mereka pelajaran.

Selain itu, kepolisian juga memberikan sosialisasi kepada pihak hotel terkait lockdown sekaligus imbauan agar turis yang mau keluar harus ditemani oleh warga setempat.

Lebih lanjut disebutkan, dalam upaya menekan sebaran virus Covid-19 sekaligus mengimbau agar warga tetap di rumah, kepolisian India menggunakan cara-cara yang tak biasa, salah satunya menggunakan helm berbentuk virus corona.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Mudik Pas Lockdown, Pria ini Pura-pura Mati Agar Diangkut Ambulans

Ingin Mudik Pas Lockdown, Pria ini Pura-pura Mati Agar Diangkut Ambulans

Otomotif | Senin, 13 April 2020 | 13:20 WIB

Virus Corona Menggelinding di Jalan, Siap Libas yang Cuek

Virus Corona Menggelinding di Jalan, Siap Libas yang Cuek

Otomotif | Senin, 13 April 2020 | 09:20 WIB

Berkat Lockdown, Pegunungan Himalaya Terlihat di India setelah 30 Tahun

Berkat Lockdown, Pegunungan Himalaya Terlihat di India setelah 30 Tahun

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 11:26 WIB

Terkini

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

×