Habis Gelap Terbitlah Terang Ternyata Terinspirasi dari Ayat Alquran

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 April 2020 | 16:08 WIB
Habis Gelap Terbitlah Terang Ternyata Terinspirasi dari Ayat Alquran
RA Kartini. (Istimewa)

Suara.com - Siapa tidak kenal dengan buku terbitan Balai Pustaka pada 1922 yang berjudul 'Habis Gelap Terbitlah Terang'? Ya, itu adalah kumpulan pemikiran dan tulisan pahlawan emansipasi perempuan Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini.

Di hari lahirnya tanggal 21 April, diperingati sebagai hari kesetaraan hak para perempuan yang sama dengan laki-laki dalam berpendidikan maupun berpendapat. Setiap tahunnya, perempuan Indonesia selalu diingatkan untuk menjadi Kartini-kartini baru yang menginspirasi banyak orang.

Tapi siapa sangka, ternyata buah pemikiran Kartini dalam buku 'Habis Gelap Terbitlah Terang' terinspirasi oleh salah satu ayat yang ada di Alquran, atau tepatnya dari pengalaman religius Kartini.

Diungkap dalam buku 'Kartini Pejuang dari Balik Dinding Pingitan' karya Wahjudi Djaja yang diterbitkan Cempaka Putih pada 2019, dalam buku itu jelaskan bahwa Kartini adalah keturunan bangsawan sekaligus cucu seorang kyai.

"Kartini pernah dimarahi dan disuruh keluar guru mengajinya karena menanyakan makna ayat Alquran. Pengalaman-pengalaman ini dibawa Kartini saat berkunjung ke rumah pamannya bupati Demak," tulis buku itu.

Saat itu, pamannya tengah mengadakan pengajian. Kartini pun tertarik pada materi tafsir Al-Fatihah yang disampaikan Kyai Saleh Darat, salah satu ulama besar di pesisir utara.

"Kyai, perkenankan saya menanyakan sesuatu. Bagaimanakah hukumnya apabila seseorang yang berilmu namun menyembunyikan ilmunya?" tanya Kartini saat itu.

Akhirnya, sang kyai menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa Jawa dan dijadikan kado pernikahan untuk Kartini. Sejak saat itu, Kartini rajin memperdalam Alquran. Kartini akhirnya menemukan kata-kata yang amat menyentuh nuraninya.

"Orang-orang yang beriman dibimbing Allah dari gelap menuju cahaya," demikian tertulis dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 257.

baca juga

Dijelaskan pula saat itu Kartini termenung, betapa ia sangat ingin mengubah kehidupan yang penuh keterbelakangan saat itu menuju kehidupan yang disinari dengan cahaya.

Kini, terbukti dalam surat kepada sahabat penanya di Belanda yang dibukukan, ia sering mengulang kata-kata 'dari gelap menuju cahaya', yang dalam bahasa Belanda tertulis Door Duisternis Tot Licht.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Selebriti Perempuan Memandang Semangat Kartini

Begini Cara Selebriti Perempuan Memandang Semangat Kartini

Lifestyle | Selasa, 21 April 2020 | 16:01 WIB

Semangat Kartini, Dian Sastrowardoyo Ekspresikan Kebebasan Lewat Rambut

Semangat Kartini, Dian Sastrowardoyo Ekspresikan Kebebasan Lewat Rambut

Entertainment | Selasa, 21 April 2020 | 14:51 WIB

Hari Kartini 2020, Yuk Mengenal 5 Kebaya Nusantara

Hari Kartini 2020, Yuk Mengenal 5 Kebaya Nusantara

Lifestyle | Selasa, 21 April 2020 | 16:04 WIB

Terkini

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×