Intip Tradisi Grebeg Syawal di Yogya untuk Peringati Hari Raya Idul Fitri

Silfa Humairah Utami, Arendya Nariswari

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:00 WIB
Intip Tradisi Grebeg Syawal di Yogya untuk Peringati Hari Raya Idul Fitri
Gunungan Grebeg Syawal di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (Arendya/Suara)

Suara.com - Memiliki segudang tradisi dan kebudayaan yang telah dilakukan turun temurun sejak dulu kala, rasanya Yogyakarta selalu dirindukan oleh banyak orang terutama wisatawan.

Salah satu tradisi yang biasanya dilakukan ketika Hari Raya Idul Fitri tiba ialah tradisi Grebeg atau Garebeg.

Umumnya, tradisi dari Keraton Yogya ini digelar dan menjadi bagian dari sedekah rakyat sebanyak tiga kali yakni Grebeg Syawal, Grebeg Besar dan Grebeg Mulud.

Dikutip dari web Keraton Yogyakarta, Selasa (19/5/2020), grebeg Mulud digelar setiap 12 rRabiul Awal (Mulud) untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad, Grebeg Syawal pada 1 Syawal untuk menandai berakhirnya bulan puasa, dan Grebeg Besar tanggal 10 Dzulhijah (Besar) untuk memperingati Hari Raya Idul Adha.

Tradisi Gunungan Grebeg Besar Idul Adha di Yogyakarta. (Guideku.com/Arendya)
Tradisi Gunungan Grebeg Besar Idul Adha di Yogyakarta. (Guideku.com/Arendya)

Tradisi Grebeg Syawal merupakan bentuk wujud syukur Sultan atas hadirnya Hari Raya Idul Fitri setelah sebulan lamanya menunaikan ibadan puasa di bulan Ramadan.

Sebelum Grebeg Syawal dilakukan, Keraton Yogyakarta telah terlebih dahulu menyiapkan tujuh gunungan dalam acara bernama Numplak Wajik.

Ketujuh gunungan tadi terdiri dari tiga Gunungan Kakung, Gunungan Gepak, Gunungan Estridan Gunungan Pawuhan. Tujun gunungan hasil bumi tadi nantinya akan dibawa ke sejumlah tempat.

Tak hanya gunungan, prajurit Keraton Yogyakarta juga turut diarak dalam acara Grebeg Syawal tersebut. Tentu saja, momen Grebeg Syawal ini menjadi momen yang paling dinantikan oleh warga masyararakat ketika lebaran.

Masyarakat juga sebenarnya mendapat kesempatan untuk melakukan 'ngalap berkah' lebaran.

baca juga
Sejumlah warga berebut gunungan saat prosesi adat Grebeg Syawal 1439 H di halaman Masjid Gede Kauman, Yogyakarta, Jumat (15/6).
Sejumlah warga berebut gunungan saat prosesi adat Grebeg Syawal 1439 H di halaman Masjid Gede Kauman, Yogyakarta, Jumat (15/6).

Sesudah siarak ke Masjid Gedhe Kauman untuk didoakan, tiga Gunungan kakung akan diarak menuju tiga tempat berbeda yakni Pura Pakualaman, Masjid Gedhe Kauman dan juga Kepatihan.

Sisa gunungan tadi akan dibagikan di Masjid Gedhe untuk diperebutkan oleh warga masyarakat alias 'menggerebeg'. Momen seru inilah yang juga tak kalah dirindukan oleh warga masyarakat Yogyakarta dan para wisatawan dari berbagai daerah.

Namun sayang, karena dunia tengah dilanda pandemi virus corona, Keraton Yogyakarta akhirnya meniadakan tradisi Grebeg Syawal ini demi menghindari kemrumunan.

Meskipun begitu, Penghageng Tepas Tandha Yekti Keraton Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu menyebutkan, Selasa (28/4/2020) lalu bahwa nantinya sedekah Raja akan tetap dilakukan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di tengah situasi pandemi virus corona ini hasil gunungan akan langsung dibagikan untuk para abdi dalem Keraton Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada di 2020, Grebeg Syawal Biasa Dinantikan Warga Raup Berkah Lebaran

Tak Ada di 2020, Grebeg Syawal Biasa Dinantikan Warga Raup Berkah Lebaran

Jogja | Rabu, 29 April 2020 | 03:30 WIB

Keraton Jogja Tiadakan Grebeg Syawal Saat Lebaran, Warganet: Sangat Bijak

Keraton Jogja Tiadakan Grebeg Syawal Saat Lebaran, Warganet: Sangat Bijak

Jogja | Selasa, 28 April 2020 | 15:35 WIB

Ribuan Warga Rebutan Gunungan Grebeg Syawal

Ribuan Warga Rebutan Gunungan Grebeg Syawal

Jogja | Rabu, 05 Juni 2019 | 15:58 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×