Kurangi Kontak Fisik Manusia Akibat Covid-19, Restoran Ini Pekerjakan Robot

Risna Halidi

Rabu, 03 Juni 2020 | 14:52 WIB
Kurangi Kontak Fisik Manusia Akibat Covid-19, Restoran Ini Pekerjakan Robot
Kurangi Kontak Fisik Manusia Akibat Covid-19, Restoran Ini Pekerjakan Robot (Dok. Antara)

Suara.com - Kurangi Kontak Fisik Manusia Akibat Covid-19, Restoran Ini Pekerjakan Robot

Di sebuah restoran di Belanda, ada robot yang 'dipekerjakan' sebagai staf restoran guna membantu setelah negara tersebut melakukan pelonggaran pembatasan wilayah akibat virus corona penyebab sakit Covid-19.

Di restoran Dadawan, Maastricht, Belanda terdapat tiga robot pramusaji bernama Amy, Aker dan James yang bolak-balik dari bar di restoran fusion Asia.

Ketiganya mengantarkan minuman kepada pegunjung sekaligus mengurangi kontak fisik dengan staf manusia di restoran.

Setiap robot berbentuk humanoid, lengkap dengan tangan untuk membawa baki. Tampilan sederhana di bagian wajah mereka memperlihatkan senyuman, atau kadang ekspresi muram.

Pelayanannya mungkin sedikit terasa kaku.

"Hai, ini pesananmu. Tolong ambil dari baki. Saya akan kembali secara otomatis dalam 20 detik," kata Amy kepada dua pengunjung yang duduk di restoran, setelah menyajikan dua gelas es teh.

Dilansir Reuters, pengunjung harus mengambil sendiri minuman mereka.

Meski pramusaji robot telah diperkenalkan di China beberapa tahun lalu dan telah jadi hal baru di restoran seluruh dunia, hanya sedikit tempat makan di Belanda yang memperkenalkan robot sebagai bagian pelayanan.

baca juga

Saat ini, layanan robot di Dadawan baru bisa mengantarkan minuman, tapi pemilik restoran berharap mereka bisa dimanfaatkan untuk tugas yang lebih bervariasi.

Perwakilan restoran Paul Seijben mengatakan profesi pramusaji kini tidak terancam oleh kehadiran robot.

"Tim kami sebetulnya sangat senang dengan adanya robot ini," kata Seijben seperti yang Suara.com kutip dari Antara.

Para pekerja yang mengenakan masker menaruh minuman-minuman ke atas baki, memencet nomor meja, membiarkan robot pergi ke meja tujuan.

Restoran-restoran di Belanda ditutup dari pertengahan Maret hingga 1 Juni, namun masih dibuka untuk layanan pesan antar dan bawa pulang.

Sejak Senin, restoran boleh beroperasi lagi dengan jumlah pengunjung maksimal 30 orang dengan jarak meja 1,5 meter. Pengunjung harus memesan tempat terlebih dahulu sebelum datang ke restoran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampus Berniat Pakai Robot Wisuda, Mahasiswa: Tidak! Biarkan Kami Menunggu

Kampus Berniat Pakai Robot Wisuda, Mahasiswa: Tidak! Biarkan Kami Menunggu

News | Senin, 01 Juni 2020 | 16:15 WIB

Microsoft Ganti Puluhan Wartawan dengan Robot

Microsoft Ganti Puluhan Wartawan dengan Robot

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 20:34 WIB

Sejarah Jalur Kereta Api di Priangan Peninggalan Era Kolonial Belanda

Sejarah Jalur Kereta Api di Priangan Peninggalan Era Kolonial Belanda

Video | Minggu, 31 Mei 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×