alexametrics

Selamat Hari Ayah Sedunia, Ini Sejarah Father's Day

Ririn Indriani
Selamat Hari Ayah Sedunia, Ini Sejarah Father's Day
Ilustrasi: kedekatan ayah dengan buah hatinya, selamat Hari Ayah Sedunia. (Shutterstock)

Tahun ini, Hari Ayah Sedunia atau Hari Ayah Internasional jatuh pada Minggu, 21 Juni 2020.

Suara.com - Hari Minggu ketiga di bulan Juni diperingati sebagai Father’s Day yang populer di Indonesia dengan sebutan Hari Ayah Internasional, karena diperingati di banyak negara setiap tahunnya.

Tahun ini, Hari Ayah Sedunia atau Hari Ayah Internasional jatuh pada Minggu, 21 Juni 2020 yang bisa kamu jadikan kesempatan baik untuk menunjukkan betapa besar rasa kasih dan terima kasih yang kamu miliki terhadap sang ayah.

Asal Muasal Hari Ayah Sedunia
Sejarah Hari Ayah Internasional seperti dikutip dari rilis Greenfields yang diterima Suara.com, bermula dari seorang perempuan bernama Sonora Smart Dodd.

Baca Juga: Selamat Hari Ayah Nasional! 4 Aktor Ganteng Ini Pantas Dijuluki Hot Daddy

Ayah Sonora membesarkan enam anak seorang diri setelah kematian ibu mereka, tidak seperti pada umumnya di mana pada zaman itu, anak-anak yang ditinggalkan ibunya diasuh oleh orang lain atau ibu tiri.

Sonora terinspirasi oleh Anna Jarvis yang mendorong perayaan Hari Ibu. Ia merasa bahwa ayahnya pantas mendapatkan pengakuan atas apa yang telah dilakukannya.

Setelah mengumpulkan dukungan dengan berbagai cara, Hari Ayah diakui untuk kali pertama pada Juni  1910 di Amerika.

Untuk banyak orang, sosok ayah adalah seseorang yang terus mengajarkan kita untuk menjadi orang yang lebih baik dan hebat.

Sosok ayah terus mencoba untuk menjadi pemimpin keluarga yang bijaksana, yang tak kenal lelah dalam menyediakan yang terbaik bagi keluarga, dan berusaha menjadi panutan yang baik terutama bagi anak-anaknya.

Baca Juga: Hari Ayah Nasional, UNICEF Bicara Soal Peran Ayah Tiri

Akrabnya ayah dengan dua putrinya. (Shutterstock)
Ilustrasi akrabnya ayah dengan dua putrinya. (Shutterstock)

Begitu banyak hal telah diajarkan sekaligus diberikan ayah kepada kita, terutama saat kita dilanda oleh pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang untuk tetap tinggal di rumah.

Komentar