Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Ayasofya Jadi Nama Anak Populer

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 17 Juli 2020 | 10:38 WIB
Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Ayasofya Jadi Nama Anak Populer
Hagia Sophia jadi masjid. [Shutterstock]

Suara.com - Situs sejarah Hagia Sophia di Istanbul, Turki, dikembalikan fungsinya sebagai masjid, setelah sebelumnya digunakan sebagai museum.

Kabar ini disambut baik oleh komunitas muslim dunia. Bahkan, sebuah keluaga di Palestina menamai anaknya terinspirasi dari Hagia Sophia.

Sebuah keluarga Palestina Bayyud menamakan anak perempuan mereka Ayasofya karena lahir pada 11 Juli, sehari setelah otoritas Turki memutuskan Hagia Sophia di Istanbul dialihfungsikan sebagai masjid.

Sang ayah Hasan Bayyud mengungkapkan kepada Anadolu Agency bahwa keluarganya turut bahagia mendengar kabar Hagia Sophia dibuka kembali untuk ibadah.

"Kami menamakan anak kami yang baru lahir ini dengan Ayasofya sebagai rasa syukur dan kegembiraan kami. Alhamdulillah," ucap dia.

Bayyud menyampaikan apresiasi mewakili warga Palestina lainnya kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan dan rakyat Turki.

Dia mengatakan pembukaan kembali Hagia Sophia untuk ibadah akan mendatangkan kebaikan bagi umat Islam dan rakyat Palestina.

Masjid Hagia Sophia di Turki. (Anadolu Agency/Muhammed Enes Yildirim)
Masjid Hagia Sophia di Turki. (Anadolu Agency/Muhammed Enes Yildirim)

"Kebangkitan Hagia Sophia adalah pembawa berita baik untuk kebebasan Masjid al-Aqsa, tanah kami, dan Muslim dunia," tekan Bayyud menambahkan dirinya berharap putrinya akan tumbuh dengan nama indah itu dan menjadi pribadi yang berbudi luhur.

"Semoga Allah melindunginya dengan kebijaksanaan dan kesucian al-Quran," ucap Bayyud.

baca juga

Bayyud sangat ingin berkunjung ke Hagia Sophia bersama putrinya. Dia juga sangat mencitai Turki dan rakyatnya.

Keluarga Bayyud menjadi sorotan media lokal dan internasional setelah sang ayah mengumumkan nama putrinya ‘Ayasofya’ via akun media sosialnya.

Pada Jumat minggu lalu, pengadilan Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934 yang telah mengubah Hagia Sophia menjadi museum, membuka jalan untuk digunakan kembali sebagai masjid setelah jeda 85 tahun.

Sebelum 1934 bangunan megah itu berfungsi sebagai masjid selama hampir 500 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelajah Istanbul: Wajah Baru Hagia Sophia di Tengah Proses Pemulihan Warisan Dunia

Jelajah Istanbul: Wajah Baru Hagia Sophia di Tengah Proses Pemulihan Warisan Dunia

Video | Minggu, 19 April 2026 | 16:30 WIB

Tak Perlu ke Turki, Replika Masjid Hagia Sophia Ternyata Ada di Malang

Tak Perlu ke Turki, Replika Masjid Hagia Sophia Ternyata Ada di Malang

Your Say | Minggu, 17 September 2023 | 11:50 WIB

Kunjungi Mesjid Hagia Sophia, Bertrand Antolin Didoakan Jadi Mualaf

Kunjungi Mesjid Hagia Sophia, Bertrand Antolin Didoakan Jadi Mualaf

Entertainment | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:59 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×