Menjajal Protokol Kesehatan di KA Bandara saat New Normal, Penasaran?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 15:18 WIB
Menjajal Protokol Kesehatan di KA Bandara saat New Normal, Penasaran?
Kerata Api Bandara di masa New Normal (Suara.com/ Dini Afrianti)

Suara.com - Sebagian tempat wisata dalam negeri sudah kembali dibuka di masa new normal saat ini. Sehingga sarana transportasi seperti kereta api jarak jauh termasuk kereta api bandara juga sudah beroperasi kembali.

Sebagai salah satu transportasi penunjang warga Jabodetabek yang hendak menuju bandara, kereta api bandara atau KA Bandara menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, memiliki estimasi waktu yang lebih cepat dan lebih bebas hambatan.

Mengikuti jadwal keberangkatan paling awal pukul 05.10 WIB, pada Jumat (28/8/2020) Suara.com pertama kalinya menjajal kereta api bandara di masa new normal. 

Kerata Api Bandara di masa New Normal (Suara.com/ Dini Afrianti)
Kerata Api Bandara di masa New Normal (Suara.com/ Dini Afrianti)

Meminimalisir kontak fisik, pihak kereta api bandara merekomendasikan pemesanan tiket melalui online pada website resmi mereka yaitu Railink. Prosesnya pembayarannya juga cukup mudah bisa melalui kartu kredit, debit, m-banking, hingga uang digital yang sedang booming saat inu 

Uniknya, untuk pemesanan pagi hingga pukul 07.00 WIB, tiket kereta api bandara hanya dibandrol Rp 50 ribu. Padahal tiket normal yang biasa beredar adalah Rp 75 ribu.

Saat tiba di stasiun KA Bandara Manggarai, kita bisa langsung menghampiri mesin tiketing, cukup memasukkan kode booking dan nomor ponsel, maka tiket akan langsung tercetak dan bisa digunakan.

Mengingat jadwal paling awal, maka saat itu tidak ada penumpang lain yang menaiki kereta bandara tersebut, hanya suara.com seorang diri.

Di pasang sekat antar kursi

Alih-alih mencoret kursi penumpang tidak bisa digunakan dengan tanda X dan jaga jarak antar penumpang, ternyata pihak KA Bandara lebih memilih untuk memasang sekat kaca di antara kursi.

baca juga
Kerata Api Bandara di masa New Normal (Suara.com/ Dini Afrianti)
Kerata Api Bandara di masa New Normal (Suara.com/ Dini Afrianti)

Semua kursi yang ada di kereta terpasang sekat kaca tanpa terkecuali. Sekat kaca cukup besar dengan tinggi satu meter dan lebar hampir setengah meter.

Ditambah jika biasanya banyak petugas yang lalu lalang, saat pandemi ini sangat sedikit petugas yang terlihat. 

Bahkan saat tiba karena tertidur, penumpang bisa tidak tahu informasinya, sampai tersadar sendiri, karena tidak ada satupun petugas di dalam kereta pada saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arak Peti Mati Sosialisasi Bahaya Covid-19

Arak Peti Mati Sosialisasi Bahaya Covid-19

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 12:30 WIB

Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Tempat Penginapan di Kosambi Disegel

Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Tempat Penginapan di Kosambi Disegel

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 07:35 WIB

Alasan-alasan Bioskop Dibuka saat Pandemi

Alasan-alasan Bioskop Dibuka saat Pandemi

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:54 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×