Tanaman Hias Keladi Sedang Naik Kasta, Kenali 5 Fakta Menariknya Yuk!

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:35 WIB
Tanaman Hias Keladi Sedang Naik Kasta, Kenali 5 Fakta Menariknya Yuk!
Tumbuhan keladi, tanaman hias yang sedang tren di masa pandemi Covid-19. (Dok. Elements Envato)

Suara.com - Tanaman hias keladi kini sedang tren meski harga tak sefantastis Janda Bolong.

Memlihara tanaman hias selama pandemi Covid-19 merupakan salah satu hobi baru yang kian diminati untuk mengisi waktu luang. Selain menyenangkan, merawat dan mengoleksi tanaman hias juga dipercaya bisa menghilangkan stres yang pada gilirannya meningkatkan imunitas tubuh.

Jadi, tak heran jika saat ini sejumlah tanaman hias menjadi buruan. Bahkan harganya pun meningkat secara drastis. Sebut saja Monstera Adansonii Variegata alias janda bolong yang belakangan dibanderol hingga puluhan juta rupiah.

Tapi, ternyata bukan cuma janda bolong yang kini menjadi incaran para pecinta tanaman hias. Keladi juga ternyata turut 'naik kasta'. Tanaman yang biasanya tumbuh liar di sekitar pekarangan lembap atau got-got saluran air itu, kini bersolek di antara tanaman-tanaman hias lain.

Harganya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 1 juta. Makin rimbun daunnya, maka makin mahal juga harganya.

Nah, untuk mengenal tanaman yang berasal dari genus caladium (suku talas-talasan, Araceae), simak beberapa fakta menariknya yang Suara.com rangkum untukmu yuk!

Tumbuhan keladi, tanaman hias (Dok. Elements Envato)
Tumbuhan keladi, tanaman hias (Dok. Elements Envato)

1. Bentuk daunnya yang unik seperti hati
Penciri yang paling khas dari keladi adalah bentuk daunnya yang seperti simbol hati atau jantung. Inilah yang juga membuatnya dikenal sebagai Heart of Jesus.

Daunnya biasanya licin dan mengandung lapisan lilin. Keladi sejati jarang membentuk umbi yang membesar. Karena itu, tanaman inu tidak pernah tumbuh lebih daripada 1 meter.

Beberapa jenis dan hibridanya juga sering dipakai sebagai tanaman hias pekarangan.

baca juga

2. Terdiri dari beragam jenis dengan kecantikan berbeda
Asal tumbuhan ini dari hutan Brasil namun sekarang tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Diyakini ada 7 jenis tumbuhan bernama latin Caladium ini, dengan warna dan corak yang berbeda satu sama lain.

Namun, kultivar dari tanaman ini ternyata bisa mencapai 1.000 jenis tanaman. Mulai dari keladi strawberry, keladi baret, keladi wayang, keladi tengkorak, keladi sexy pink, keladi infinity dan keladi susu yang memiliki kecantikannya masing-masing. Wah banyak banget ya.

3. Memiliki corak daun yang eksotis
Tanaman hias keladi juga bisa dikatakan sebagai tumbuhan cantik nan eksotis. Ini bisa terlihat dari warna daunnya yang memiliki corak khusus. Mulai dari warna campur, putih dan merah hingga yang menyerupai batik atau stroberi.

Keistimewaan itu pula yang membuat keladi begitu menarik dan telah digunakan sebagai tanaman hias sejak akhir abad ke 18 di Eropa.

4. Beracun
Meski tanaman ini memiliki daun yang cantik dan eksotis, namun ternyata seluruh bagian keladi beracun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Tanaman Hias Meningkat Saat Pandemi

Ekspor Tanaman Hias Meningkat Saat Pandemi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2020 | 15:48 WIB

Berkebun di Tengah Pandemi: Hobi yang Bikin Hati Senang

Berkebun di Tengah Pandemi: Hobi yang Bikin Hati Senang

Video | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias Manfaatkan Pekarangan Rumah

Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias Manfaatkan Pekarangan Rumah

Riau | Selasa, 13 Oktober 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:31 WIB

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

×