Array

Merasa Bersalah Pada Perusahaan Saat Pergi Liburan? Ingatlah Empat Hal Ini

Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:18 WIB
Merasa Bersalah Pada Perusahaan Saat Pergi Liburan? Ingatlah Empat Hal Ini
Ilustrasi liburan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Society for Human Resource Management menunjukkan jika mengambil cuti sejenak dari pekerjaan bisa meningkatkan produktivitas, kontribusi, dan kebahagiaan karyawan secara signifikan.

Tapi bagaimana jika kamu telah merencankan, dan mempersiapkannya dengan sempurna, namun masih ada perasaan bersalah karena meninggalkan pekerjaan?

Kalau sudah begini, apa sih yang harus dilakukan untuk menghilangkan rasa bersalah tersebut, dan menjadikan liburan lebih berkualitas? Berikut tipsnya mengutip The Muse, Kamis (29/10/2020)

1. Yang harus dilakukan saat merasa bersalah

Ilustrasi Bekerja (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Bekerja (Pixabay/Free-Photos)

Jika merasa bersalah saat mengambil libur, berpikirlah lagi bahwa dalam kontrak kerja ada hak untuk mengambil cuti. Sehingga saat mengambil cuti itu sama sekali tidak melanggar kontrak atau kesepakatan Anda dengan perusahaan, berpikirlah bahwa Anda pantas mendapatkannya.

2. Saat takut liburan membuat Anda kehilangan pekerjaan

Ilustrasi bersemangat. (shutterstock)

Jika Anda khawatir berlibur akan membuat Anda kehilangan proyek besar, dan membuat pekerjaan menumpuk,  ingatlah jika liburan itu menyehatkan. Karena saat beristirahat dan energi kembali pulih artinya Anda akan bisa melakukan pekerjaan lebih baik, meskipun ada pekerjaan yang menumpuk.

3. Takut liburan karena terancam tidak naik jabatan

Jika Anda khawatir dihukum, karena terlalu banyak mengambil waktu cuti, dan kehilangan kesempatan untuk naik jabatan, cukup ingat bahwa pemikiran ini sama sekali tidak beralasan. 

Baca Juga: Libur Panjang dan Akhir Pekan, Pelabuhan di Kepri Malah Sepi Wisatawan

Apalagi jika Anda sudah menjadwalkan liburan dari jauh-jauh hari dan meminta izin dengan atasan. Terlebih jika mereka mengatakan ini adalah saat yang tepat untuk berlibur. Manfaatkanlah liburan tersebut. 

4. Jika liburan takut membuat Anda dipecat

Jika Anda merasa khawatir dengan mengambil cuti seminggu, membuat atasan menganggap Anda tidak berdedikasi padanya dan pada perusahaan, yang akhirnya membuat Anda dipecat, ingatlah jika atasan Anda tahu betapa berdedikasinya Anda selama ini.

Ingat juga Anda adalah aset yang berharga bagi perusahaan, ditambah Anda sosok yang bernilai di perusahaan. Jadi seharusnya Anda tidak perlu takut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI