Lebih Besar dan Tahan Lama, Ini Jenis Kedelai Unggulan Baru Buatan Kementan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Senin, 09 November 2020 | 20:44 WIB
Lebih Besar dan Tahan Lama, Ini Jenis Kedelai Unggulan Baru Buatan Kementan
Kedelai jenis baru yang dikembangkan Balitbangtan RI. (Dok. Balitbangtan RI)

Suara.com - Varietas unggul baru jadi solusi dan inovasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi tanaman Indonesia, salah satunya varietas kedelai unggul baru.

Dikembangkan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Balitbantan Kementan dan dirilis sejak Oktober 2020 lalu, ada dua varietas kedelai baru yang baru dirilis yakni melepas bernama Denasa 1 dan Denasa 2.

Melalui serangkaian proses pemuliaan yang panjang, menurut peneliti Balitkabi, Gatut Wahyu Anggoro dua varietas kedelai baru ini harapannya bisa menghasilkan biji kedelai yang lebih besar, sehingga produktivitas meningkat, dan toleran terhadap lingkungan.

"Prosesnya dimulai dari identifikasi tetua, pembentukan populasi bersegregasi, seleksi, pengujian hingga uji adaptasi. Sehingga hasilnya telah melahirkan varietas unggul baru yang toleran naungan yang berbiji besar yang potensial untuk dikembangkan di lahan yang ternaungi sehingga dapat meningkatkan produksi kedelai nasional," papar Gatut dalam siaran pers yang diterima suara.com, Senin (9/11/2020).

Menurut Gatut, varietas kedelai yang baru dilepas ini punya keunggulan melebihi varietas yang telah dirilis sebelumnya yaitu varietas Dena 1 dan Dena 2.

Salah satunya adalah karakter bobot biji yang tergolong berukuran besar, karena berat bobot per 100 biji, melebihi ukuran di atas rata-rata biji kedelai sebelumnya, yaitu lebih dari 14 gram.

Kedelai jenis baru yang dikembangkan Balitbangtan RI. (Dok. Balitbangtan RI)
Kedelai jenis baru yang dikembangkan Balitbangtan RI. (Dok. Balitbangtan RI)

"Selain sama-sama memiliki tahan terhadap naungan juga potensi hasilnya lebih tinggi dan bijinya lebih besar dari varietas Dena 1 dan Dena 2, bahkan bobotnya per100 biji rata-rata di atas 18 gram," ucap Gatut.

Berdasarkan deskripsinya varietas Denasa 1 dan Denasa 2 mempunyai potensi hasil rata-rata 3,42 ton per hekter dan 3,43 ton per hektar, rata-rata hasil masing-masing 2,25 dan 2,31 ton per hektar.

Berat bobot per 100 biji varietas Denasa 1 sebesar 18,19 gram dan Denasa 2 beratnya sebesar 18,55 gram.

baca juga

Untuk bentuk biji kedelai, varietas Denasa 1 bentuknya lonjong sedangkan varietas Denasa 2 bentuk bijinya bulat. Selain itu, kedua varietas tersebut memiliki ketahanan terhadap kerebahan tanaman.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo pelepasan varietas unggul ini merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian yang diharapkan dapat menggerakan peningkatan produksi nasional dan ekspor.

"Pentingnya fungsi benih yang berkualitas untuk mendongkrak pencapaian produksi yang tinggi, oleh karena itu, benih yang dilepas oleh balai komoditas harus segera terdistribusi dan dipergunakan di lahan petani." ujar Syahrul.

Sementara, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menambahkan bahwa semakin berkembangnya teknologi industri olahan maka kebutuhan bahan baku juga akan terus mengalami peningkatan.

Oleh karena itu Balitbangtan terus berupaya hasilkan VUB sesuai tuntutan industri.

Kedua varietas yang baru dilepas merupakan wujud komitment Balitbangtan dan tentunya menjadi solusi terhadap meningkatnya permintaan bahan baku kedelai saat ini.

"Saya menyambut baik atas dilepasnya dua verietas kedelai dengan produktivitas tinggi, berharap kedua varietas unggul baru kedelai tersebut dapat segera berkembang dan dimanfaatkan oleh petani dan industri," Ujar Fadjry.

Senada dengan Kepala Balitbangtan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan), Priatna Sasmita juga menyampaikan bahwa dengan melepas kedua varietas unggul tersebut berada di momen yang tepat, karena akhir-akhir ini kebutuhun akan komoditas kedelai terus meningkat.

"Berharap kedua varietas unggul baru kedelai yang baru dilepas dapat meningkatkan produksi kedelai kedelai serta membawa kesejahteraan bagi petani dan pelaku industri," tutup Priatna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Kasus Korupsi Perdin Rp5,9 Miliar, Eks Pejabat Kementan Indah Megahwati Bakal Jalani Sidang Perdana

Kasus Korupsi Perdin Rp5,9 Miliar, Eks Pejabat Kementan Indah Megahwati Bakal Jalani Sidang Perdana

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:26 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Dibongkar

Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Dibongkar

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×