Waspada! Ini 5 Tanda Penipuan Promo Harbolnas

Dany Garjito

Kamis, 12 November 2020 | 19:31 WIB
Waspada! Ini 5 Tanda Penipuan Promo Harbolnas
Ilustrasi belanja online (shutterstock)

Suara.com - Tanda penipuan promo Harbolnas dapat menjadi informasi berharga bagi Anda yang belum berpengalaman dalam berbelanja online. 

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dijadikan oleh sejumlah marketplace sebagai salah satu strategi pemasaran yang cukup sering diterapkan. 

Strategi ini pun terbilang cukup sukses menarik perhatian konsumen. Kegiatan tahunan ini bahkan sudah diselenggarakan bersama oleh berbagai e-commerce di Indonesia sejak 2012 silam. 

Penetapan Harbolnas biasanya akan jatuh pada tanggal-tanggal cantik, seperti 11.11, merujuk pada tanggal 11 bulan 11 atau 12.12, yang merujuk pada tanggal 12 bulan 12. 

Pada periode Harbolnas, konsumen akan mendapatkan berbagai penawaran menarik yang sayang untuk dilewatkan. Namun, selain menemukan berbagai penawaran menarik, konsumen juga dapat menemukan banyaknya kasus penipuan. 

Untuk menghindari penipuan saat belanja online, Anda perlu memahami tanda penipuan promo Harbolnas yang sudah sering terjadi sebelumnya. 

Dalam artikel kali ini, akan dibahas lima tanda penipuan promo Harbolnas. Berikut ulasan selengkapnya. 

1. Rating dan Review Toko Buruk

Rating yang rendah dari suatu toko menjadi indikator utama yang membuktikan toko tersebut pernah atau bahkan sering melakukan penipuan. Setelah melihat rating sebuah toko rendah, carilah opsi toko lain yang menjual produk serupa. 

baca juga

Selain rating, sempatkanlah untuk mengecek review toko. Pasalnya, di bagian review toko, Anda bisa mengetahui alasan pelanggan memberi rating rendah. 

Jika rating rendah diberikan pelanggan sebelumnya karena kualitas produk yang jauh berbeda dari yang ditawarkan, Anda sebaiknya tidak berbelanja di toko tersebut.

Atau bahkan, jika ada pelanggan yang merasa barang yang dipesannya tidak kunjung datang karena benar-benar tidak dikirim, segeralah cari toko lain.  

2. Deskripsi Barang Tidak Lengkap

Tanda penipuan promo Harbolnas selanjutnya adalah deskripsi barang yang tidak lengkap. Untuk mempermudah Anda menilai deskripsi barang sebuah toko, lihatlah deskripsi barang yang ada di sejumlah toko resmi.

Di toko-toko resmi ini, deskripsi barang biasanya disusun dengan sangat jelas dan terperinci. Jika deskripsi barang di sebuah toko yang Anda kunjungi ternyata tidak lengkap atau tidak jelas, sebaiknya Anda mencari pilihan lain.

Selain deskripsi barang, Anda juga perlu membaca aturan penggunaan, catatan, syarat dan ketentuan promo yang berlaku di setiap toko. 

3. Promo Abal-Abal

Promo abal-abal di masa Harbolnas memang sangat sering terjadi. Salah satu contoh promo abal-abal yang sering ditemukan adalah sebelum diberi diskon, harga produk dinaikkan terlebih dahulu. Konsumen yang gegabah otomatis akan tergiur dengan besarnya diskon yang diberikan.

Untuk menghindari hal seperti ini, Anda perlu mengecek harga pasaran produk yang ingin dibeli. Anda bisa melihatnya melalui website resmi produk tersebut atau secara offline. 

4. Harga Tak Wajar

Selain promo abal-abal, harga tak wajar juga merupakan tanda penipuan promo Harbolnas. Contohnya, Anda ingin membeli sepatu yang harga pasarannya Rp200 ribu. 

Saat Anda melihat sebuah toko online menjual sepatu itu seharga Rp50 ribu misalnya, Anda patut mencurigai toko tersebut.

Namun, jika harga sepatu tersebut dibanderol dengan harga Rp170 ribu, Anda dapat mempertimbangkan pembelian di toko itu. 

Membeli produk dengan harga tak rasional dapat membuat Anda menerima produk yang tidak sesuai dengan tampilan di toko atau bahkan produk KW.

5. Tidak Memiliki Sistem Return

Tanda penipuan promo Harbolnas yang terakhir adalah toko tidak memiliki sistem retur. Saat diskon besar-besaran, tak jarang toko yang menjual barang lama dengan kualitas yang sudah menurun. Meskipun Anda membelinya dengan harga miring, tetap saja Anda layak mendapatkan barang dengan kondisi yang baik.

Nah, untuk menghindari penipuan seperti ini, carilah toko online yang memiliki sistem retur atau penukaran barang. Jika Anda menemukan toko online yang tidak memiliki return, carilah opsi toko lainnya. 

Selain itu, Anda juga perlu memahami prosedur sistem retur ini. Jangan sampai ada biaya terselubung yang akan dikenakan pada Anda di akhir nanti.

Itu dia ulasan tentang tanda penipuan promo Harbolnas. Cermatlah saat akan membeli produk promo Harbolnas. Semoga membantu!

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:28 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

86% Orang Indonesia Yakin Bisa Hindari Scam, Tapi Kenapa Tetap Banyak yang Kena?

86% Orang Indonesia Yakin Bisa Hindari Scam, Tapi Kenapa Tetap Banyak yang Kena?

Video | Rabu, 23 September 2026 | 20:00 WIB

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Video | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Waspada! 1.300 Laporan Scam Masuk Setiap Hari di Indonesia

Waspada! 1.300 Laporan Scam Masuk Setiap Hari di Indonesia

Video | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

Deepfake Makin Gila! Wajah PM Singapura Dipakai untuk Modus Penipuan

Deepfake Makin Gila! Wajah PM Singapura Dipakai untuk Modus Penipuan

Video | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:20 WIB

Terkini

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

×