Mengenal Hawaya, Platform Cari Jodoh yang Nyaman bagi Muslim di Indonesia

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 20 November 2020 | 14:55 WIB
Mengenal Hawaya, Platform Cari Jodoh yang Nyaman bagi Muslim di Indonesia
Ilustrasi perempuan berhijab merah. (Pixabay/valentinus ardo)

Suara.com - Seiring perkembangan era digital, sekarang ada banyak cara untuk cari jodoh. Salah satunya alternatif yang bisa dicoba adalah Hawaya, sebuah platform pencarian jodoh online khusus Muslim yang sudah hadir di Indonesia.

Berdasarkan survei Hawaya pada tahun 2020 yang melibatkan perempuan dan laki-laki Muslim Indonesia berusia antara 20-40 tahun, sebanyak 93% responden perempuan terbuka untuk menggunakan aplikasi perjodohan dalam mencari pasangan hidup. Selain itu, 87% responden mengatakan bahwa mereka berharap menemukan seseorang dengan agama yang sama serta sejalan dengan harapan orang tua.

Hawaya sendiri diluncurkan pada 2017 oleh seorang pengusaha Mesir bernama Sameh Saleh. Ide awalnya, dia ingin membantu saudara perempuannya melewati pengalaman yang menyenangkan, nyaman serta aman menuju pernikahan melalui platform tersebut.

Sejak saat itu, Hawaya kian populer dan telah memfasilitasi ribuan pernikahan, tak hanya di Mesir dan negara-negara Arab lainnya, tetapi juga di negara-negara Eropa, Amerika Utara, dan Asia Tenggara.

Aplikasi pencarian jodoh untuk muslim, Hawaya. (Istimewa/Hawaya Indonesia)
Aplikasi pencarian jodoh untuk muslim, Hawaya. (Istimewa/Hawaya Indonesia)

"Ketika kami memasuki pasar Indonesia, kami ingin mengajak dan menghubungkan setiap Muslim yang berstatus lajang di Indonesia yang ingin saling mengenal satu sama lain secara lebih mendalam hingga menuju ke hubungan yang serius," kata Sameh Saleh, CEO Hawaya, dalam rilis yang diterima Dewiku.com, beberapa waktu lalu.

"Hawaya menggunakan pendekatan ilmiah, aman, dan diterima secara budaya, dirancang untuk laki-laki dan perempuan Muslim dengan niat yang serius serta telah disesuaikan secara budaya dengan tradisi komunitas. Kami sangat senang komunitas Muslim Indonesia menyambut hangat pendekatan modern dalam perjodohan ini dan kami berharap dapat merayakan lebih banyak kisah sukses di Indonesia," ungkapnya kemudian.

Nama Hawaya terinspirasi dari kata "Hawa" yang berarti "cinta" dalam bahasa Arab. Hawaya juga berfokus pada privasi dan keamanan penggunanya. Ketika pengguna mendaftarkan diri, Hawaya mengotentikasi semua pengguna baru menggunakan sistem 'verifikasi selfie' yang bekerja memanfaatkan infrastruktur teknologi yang sudah dikembangkan untuk mencegah pembuatan profil palsu.

Aplikasi pencarian jodoh untuk muslim, Hawaya. (Istimewa/Hawaya Indonesia)
Aplikasi pencarian jodoh untuk muslim, Hawaya. (Istimewa/Hawaya Indonesia)

Aplikasi ini juga menawarkan opsi kepada pengguna perempuan untuk mengaburkan foto profil. Terdapat juga fungsi keamanan "Guardian" yang memungkinkan pengguna melibatkan orang yang dipercaya, misalnya teman atau anggota keluarga, dalam berkomunikasi sambil mengenal calon pasangan.

Hawaya juga dilengkapi fitur untuk memfasilitasi percakapan yang lebih menyenangkan. Fitur unik lainnya adalah "Mode Eksklusif" yang bisa dipakai saat pengguna telah memutuskan bahwa mereka ingin lebih eksklusif. Mode ini akan menonaktifkan percakapan lain yang sedang berlangsung untuk kedua pengguna.

baca juga

Hawaya juga membentuk satu panel yang terdiri dari para ahli berpengalaman dalam isu membangun hubungan untuk membantu mengatasi tantangan dalam mencari pasangan hidup. Panel ini bakal terlibat secara mendalam dalam program khusus Sisters-in-Hearts.

"Kami memahami bahwa sebagian orang Indonesia mungkin masih menghadapi tekanan masyarakat untuk menjadikan pernikahan sebagai satu-satunya tujuan hidup. Namun, kami juga menyadari bahwa ada berbagai tantangan dalam menemukan cinta di dunia modern ini."

"Bertemu secara online hanyalah permulaan dalam kisah cinta Anda, dan tetap harus ada sesuatu yang dilakukan untuk memiliki hubungan yang lebih dalam. Bersama Hawaya, kami akan mendampingi mereka menciptakan pengalaman yang tulus untuk bertemu pasangan hidup dengan tetap menjunjung tradisi dan budaya yang mengakar di Indonesia," ujar Sameh menerangkan.

Bagaimana menurut Anda? Tertarik cari jodoh via Hawaya? Aplikasi ini telah tersedia di AppStore untuk perangkat Apple dan Google Play Store untuk perangkat Android. Informasi lebih lanjut juga via diakses melalui www.hawaya.com atau Instagram @hawaya_app.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jodoh Malah Menjauh, Jangan Pasang Foto Telanjang Dada di Aplikasi Kencan

Jodoh Malah Menjauh, Jangan Pasang Foto Telanjang Dada di Aplikasi Kencan

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2020 | 14:05 WIB

Unggah Aplikasi Cari Jodoh Muslim, Warganet: Tinder Syariah Halal MUI

Unggah Aplikasi Cari Jodoh Muslim, Warganet: Tinder Syariah Halal MUI

Jogja | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:12 WIB

Cari Suami di Forum Barang Bekas, Syaratnya Bikin Warganet Minggir

Cari Suami di Forum Barang Bekas, Syaratnya Bikin Warganet Minggir

Jogja | Rabu, 17 Juni 2020 | 09:49 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×