Ngeri! Makam Perempuan Ini Dibongkar Keluarga, Jenazahnya Mau Dinikahkan

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Kamis, 17 Desember 2020 | 14:57 WIB
Ngeri! Makam Perempuan Ini Dibongkar Keluarga, Jenazahnya Mau Dinikahkan
Ilustrasi pemakaman (Freedigitalphotos/Gualberto107)

Suara.com - Sebuah keluarga di China menjadi pembicaraan setelah membongkar makam putri mereka sendiri. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka mengambil jenazah sang putri untuk dinikahkan.

Melansir Daily Mail, keluarga tersebut membongkar makam putri mereka yang bernama Kang Cuicui. Sang putri meninggal 12 tahun lalu setelah bertengkar dengan suaminya dan bunuh diri.

Insiden tersebut terjadi di wilayah Provinsi Hebei, China. Di sana, tradisi Yin Hun atau pernikahan hantu masih wajar dilakukan.

Pernikahan hantu adalah tradisi yang sudah berumur ribuan tahun. Pengikut tradisi ini percaya bahwa jenazah yang dinikahkan tidak akan sendiri di alam baka.

Tak hanya dibongkar, jenazah Kang Cuicui ternyata juga dijual seharga 9.200 poundsterling atau Rp 176 juta untuk dinikahkan dengan jenazah seorang pria.

Kasus ini pertama dilaporkan oleh laman Orient Today di China. Pihak berwenang lantas melakukan investigasi ke warga desa yang melakukan tradisi tersebut.

Ilustrasi menikah dengan hantu. (Unsplash/Steinar Engeland)
Ilustrasi pernikahan hantu. (Unsplash/Steinar Engeland)

Tidak hanya itu, mantan suami Kang Cuicui yang bernama Li Zhong mengaku syok saat mendapati bahwa makam istrinya telah dibongkar.

Saat Kang Cuicui bunuh diri dulu, Li dan keluarganya menghabiskan hampir Rp 216 juta untuk pemakaman mewah. Li bahkan mengubur istrinya bersamaan dengan perhiasan emas.

Namun, saat Li mengunjungi makam istrinya pada 14 November 2020 silam, makam tersebut telah dibongkar sementara jenazah dan emas di dalamnya dicuri.

baca juga

Hal ini mendorong Li dan keluarganya untuk melapor ke polisi. Dari sana, diketahui bahwa keluarga Kang Cuicui
telah menggali makam tanpa meminta izin lebih dulu.

Keluarga Kang Cuicui juga mengaku bahwa upacara pernikahan telah dilakukan pada 23 November. Dalam upacara tersebut, jenazah putri mereka dikuburkan bersama jenazah seorang pria yang meninggal dalam kecelakaan.

Ilustrasi Makam (Pixabay/fsHH)
Ilustrasi Makam (Pixabay/fsHH)

Di sisi lain, keluarga Kang mengaku bahwa mereka kesal karena keluarga Li telah memindah makam keluarga. Namun, makam Kang Cuicui tidak ikut dipindahkan.

"Kalian memindahkan makam keluarga dan meninggalkan putriku di sana. Jika aku tidak bisa memindahkannya, aku akan mengeluarkannya dari sana. Aku tidak mau dia menjadi hantu kesepian," ungkap ibu Kang Cuicui.

Tradisi pernikahan hantu sendiri rupanya kerap menarget para perempuan muda yang meninggal sebelum punya anak. Jenazah mereka dihargai mahal oleh warga desa yang masih percaya tradisi.

Penyebabnya, banyak yang percaya jika jenazah seorang pria lajang tidak boleh dikubur sendiri atau mereka akan membawa nasib buruk di keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Curhat Ditahan di Bandara Dikira Selundupkan Sabu, Ternyata Bawa Ini

Viral Curhat Ditahan di Bandara Dikira Selundupkan Sabu, Ternyata Bawa Ini

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:48 WIB

Rekomendasi Drama China Romantis yang Wajib Ditonton

Rekomendasi Drama China Romantis yang Wajib Ditonton

Entertainment | Rabu, 16 Desember 2020 | 17:59 WIB

Kehidupan Setelah Pandemi di Wuhan: Sudah bisa keluar dan Senang-senang.

Kehidupan Setelah Pandemi di Wuhan: Sudah bisa keluar dan Senang-senang.

Video | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:05 WIB

Terkini

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:09 WIB

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas  Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06 WIB

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×