Tips Pemilik Kedai Kopi Agar Kopi Lokal Bisa Mendunia

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 29 Desember 2020 | 10:29 WIB
Tips Pemilik Kedai Kopi Agar Kopi Lokal Bisa Mendunia
Ilustrasi kopi lokal. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Di saat pandemi Covid-19 menghantam berbagai sektor ekonomi, kedai kopi yang menyajikan kopi lokal justru mulai menunjukkan geliatnya. Hal ini tak lepas dari minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap kopi tanah air.

Hal ini diakui pemilik kedai dan usaha pengembangan Kopi Luwak Cikole, Sugeng Pudjianto, di mana usahanya sejak 2015 telah menjadi percontohan dan pusat sarana edukasi penangkaran hewan luwak.

Menurut Sugeng, alih-alih meningkatkan jumlah produksi kopi, ia lebih memilih fokus pada kualitas kopi yang dihasilkan. Tidak heran jika tempat produksinya kini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama dari Eropa, Asia, hingga Timur Tengah.

Tidak semua permintaan kopi ia tanggapi, karena produk kopi yang berkualitaslah yang ia incar, sehingga dengan begitu kesejahteraan luwak tetap terjaga. Mempunyai 200 ekor musang, rumah produksi Kopi Luwak Cikole dapat menghasilkan 120 kilogram kopi luwak per bulan. Harganya berkisar Rp 3 juta per kilogram.

Sugeng terus menjaga dan meningkatkan standar produksi serta kualitas kopi luwak yang dihasilkan dengan menerapkan prinsip kesejahteraan luwak. Yakni dengan memperhatikan ukuran kandang, kebersihannya, makanan, hingga kesehatan luwak.

Perhatian yang besar pada kualitas tiap biji kopi yang dihasilkan membuat produknya tidak hanya dikenal oleh penikmat kopi luwak di dalam negeri, namun juga luar negeri.

"Untuk pasar luar negeri, Kopi Luwak Cikole saat ini sudah berhasil memasuki pasar Inggris, Italia, Belanda, Jerman, China, Jepang, Korea, Uni Emirat Arab, Singapura, dan Malaysia," terang Sugeng, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (29/12/2020).

Melihat hasil kinerja Sugeng, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa produksi kopi Indonesia memiliki peluang yang sangat besar, terutama dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Menurutnya, Kopi Indonesia punya keunggulan khusus dibandingkan negara-negara produsen lainnya.

"Kiata harus menjadikan kopi Indonesia sebagai kopi andalan dunia. Oleh karena itu kita harus persiapkan segala sesuatunya. Mulai dari lahan dan bibit yang lebih ungul, kemudian riset-riset yang baik begitu juga budidayanya dan proses lainnya, sehingga kualitas kopi kita semakin terhebat di dunia," kata Mentan Syahrul.

baca juga

Mentan mengaku selama ini dirinya merupakan penggemar kopi Indonesia. Ia bahkan terbiasa meminum kopi asal toraja. "Saya dua kali sehari minum kopi. Kopi toraja yang biasa diminum di rumah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kopi Lokal Terbaik, Penjualannya Tak Tergoyahkan Meski Pandemi

5 Kopi Lokal Terbaik, Penjualannya Tak Tergoyahkan Meski Pandemi

Lifestyle | Selasa, 29 Desember 2020 | 09:17 WIB

Terdampak Akibat Covid-19, Ini Kiat Mempertahankan Bisnis Kopi

Terdampak Akibat Covid-19, Ini Kiat Mempertahankan Bisnis Kopi

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:30 WIB

Unik, Cara Ngopi di 6 Negara Ini Bisa Dicoba Biar Ngopi Nggak Monoton

Unik, Cara Ngopi di 6 Negara Ini Bisa Dicoba Biar Ngopi Nggak Monoton

Lifestyle | Selasa, 14 April 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×