alexametrics

6 Manfaat Mendongeng, Masihkah Anda Lakukan pada Si Kecil?

Vania Rossa
6 Manfaat Mendongeng, Masihkah Anda Lakukan pada Si Kecil?
Ilustrasi mendongeng. (Shutterstock)

Mendongeng sudah mulai jarang dilakukan, yuk mulai lakukan lagi sekarang!

Suara.com - Mendongeng banyak dilakukan orangtua zaman dahulu kepada anak-anaknya. Biasanya, orangtua mendongeng sebelum tidur. Namun sayangnya, kebiasaan ini mulai jarang dilakukan oleh orangtua masa kini.

Padahal, mendongeng punya banyak manfaat, lho. Selain dapat mempererat ikatan antara orangtua dan anak, mendongeng juga memberi dampak yang positif bagi perkembangan anak. Dan masih banyak lagi manfaat mendongeng yang bisa didapat oleh anak. Ini dia selengkapnya, melansir Times of India.

1. Mengajarkan kosakata baru pada anak
Mendongeng bisa jadi ajang untuk mengajarkan kosakata baru kepada anak. Penelitian membuktikan bahwa masa bayi adalah waktu ketika anak-anak menyerap sebagian besar kosa kata yang mereka dengar sehari-hari. Hal ini tentu sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pada anak.

2. Meningkatkan keterampilan mendengar
Anak-anak biasanya lebih suka berbicara daripada mendengarkan. Nah, mendongeng akan melatih keterampilan mendengar pada anak. Anak yang terbiasa dibacakan dongeng, akan lebih memperhatikan ketika seseorang berbicara. Selain itu, mendongeng juga akan meningkatkan pusat perhatian anak, sehingga membuat fokusnya menjadi lebih baik.

Baca Juga: Mengembangkan Emosi Positif Sejak Dini Melalui Dongeng

3. Membuat cerita jadi lebih nyata
Di era teknologi saat ini, mendongeng juga bisa dilakukan lewat laptop atau ponsel. Tapi, dongeng yang dilakukan oleh orangtua memiliki sentuhan yang berbeda. Mendongeng yang dilakukan orangtua akan membuat kisah yang diceritakan menjadi hidup dan menarik.

4. Melestarikan budaya
Mendongeng merupakan suatu budaya yang diwariskan turun-temurun. Hingga saat ini, kisah-kisah tradisional masih jadi pilihan sebagai cerita dongeng. Selain menarik, cerita ini juga memiliki pesan moral dan nilai-nilai kebudayaan di dalamnya.

5. Mendongeng menjadi tempat belajar anak
Saat mendongeng, biasanya anak mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan cerita. Hal ini mendorong anak untuk berpikir kritis terhadap sesuatu yang disampaikan. Selain itu, mendongeng membuat anak lebih aktif dan membuat otaknya terus berkembang.

Mendongeng juga meningkatkan daya imajinasi visual anak. Hal ini karena saat mendongeng ia hanya mendengarkan sebuah cerita tanpa gambar. Dengan itu, anak dapat membayangkan tokoh dongeng berdasarkan imajinasi yang dimilikinya.

6. Mendongeng mendorong perkembangan emosi anak
Mendongeng mendorong perkembangan emosi anak. Alur yang disajikan membuat emosi anak ikut terlibat. Jika melihat video, anak sudah mendapat emosi lewat gambar yang disajikan. Ketika mendongeng, anak akan membentuk emosinya sendiri. (Fajar Ramadhan)

Baca Juga: Malam Hari Adalah Waktu Terbaik Mendongeng, Ini Alasannya

Komentar