Apa Itu Dulang? Alat Pembawa Makanan Khas Daerah Bali

Rifan Aditya

Senin, 08 Maret 2021 | 20:10 WIB
Apa Itu Dulang? Alat Pembawa Makanan Khas Daerah Bali
Apa Itu Dulang? Alat Pembawa Makanan Khas Daerah Bali - Umat Hindu di Pura Aditya Jaya Rawamangun. (Suara.com/ Adit Rianto)

Suara.com - Belakangan muncul berita mengenai kabar pembelian dulang oleh salah satu tokoh masyarakat di Bali, dan mengajak transaksi dilakukan di hotel. Lepas dari kebenaran kabar ini, sebenarnya apa itu dulang? Simak penjelasan berikut.

Apa Itu Dulang?

Dulang sendiri muncul dalam beberapa kebudayaan, dan memiliki bentuk dan fungsi yang tidak jauh berbeda. Jadi apa itu dulang? Dulang adalah sebuah nampan berbentuk lingkaran yang memiliki permukaan datar, dan tepinya berbibir.

Pada konteks isu yang tengah hangat, dulang yang dimaksud adalah dulang di Bali. Model dulang di Bali dan sekitarnya juga memiliki leher dan kaki, sehingga ketika diletakkan memiliki ketinggian tertentu.

Fungsi Dulang

Apa fungsi dulang? Utamanya adalah untuk meletakkan makanan. Makanan-makanan yang diletakkan di atas dulang biasanya adalah makanan yang akan digunakan untuk sesaji atau kelengkapan peribadatan masyarakat.

Umat Hindu di Bali banyak yang menggunakan perangkat ini untuk membawa makanan, dengan cara diletakkan di kepala ketika berjalan.

Sejumlah wanita Bali menjunjung sesajen menjelang Hari Raya Nyepi di Kelurahan Penatih, Denpasar, Bali, Minggu (30/3).[Antara/Nyoman Budhiana]
Sejumlah wanita Bali menjunjung sesajen menjelang Hari Raya Nyepi di Kelurahan Penatih, Denpasar, Bali, Minggu (30/3).[Antara/Nyoman Budhiana]

Digunakan untuk Upacara Keagamaan dan Makan Bersama

Dulang digunakan sebagai tempat meletakkan makanan untuk proses persembahan ketika ada ritual keagamaan. Disamping itu, perangkat ini juga digunakan ketika tengah melaksanakan tradisi makan bersama dengan anggota keluarga atau tamu.

baca juga

Di Bali dan Lombok, tradisi ini disebut dengan megibung. Megibung sendiri dilakukan dengan menyantap makanan yang sudah disediakan di dulang atau nampan, secara bersama-sama dengan mengitari makanan tersebut.

Biasanya dalam satu dulang atau nampan, akan dimakan oleh 4 sampai 5 orang secara bersamaan.

Chat Viral Dulang 

Isu hangat yang beredar seputar dulang ini sendiri muncul di Bali karena sebuah chat viral. Dalam chat tersebut diduga ada seorang oknum sulinggih atau tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berusia muda ingin membeli sejumlah dulang.

Namun demikian, kabarnya ia meminta transaksi dilakukan di hotel, dan transaksi jual-beli ini dilakukan dengan wanita. Oknum sulinggih itu disebut-sebut melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di wilayah Gianyar.

Sontak publik terkejut ketika ada dokumentasi pembicaraan yang beredar di dunia maya. Pihak terkait masih menelusuri mengenai masalah ini. Hingga sekarang masih belum dapat dimintai keterangan, dan hanya  memberi pernyataan bahwa kasus ini sudah diurus oleh aparat kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulinggih di Bali Laporkan Akun Medsos ke Polisi soal Isu Pelecehan Seksual

Sulinggih di Bali Laporkan Akun Medsos ke Polisi soal Isu Pelecehan Seksual

Bali | Senin, 08 Maret 2021 | 10:34 WIB

Kapan Hari Nyepi 2021 Tiba? Simak 4 Pantangannya

Kapan Hari Nyepi 2021 Tiba? Simak 4 Pantangannya

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 10:47 WIB

Pantangan saat Nyepi, Catur Brata Penyepian

Pantangan saat Nyepi, Catur Brata Penyepian

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:57 WIB

Terkini

Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP

Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:52 WIB

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Surakarta | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:00 WIB

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

Kaltim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:46 WIB

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

×