Setahun Pandemi Masyakarat Mulai Jenuh, Ini Kiat Menghadapinya

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 23 Maret 2021 | 11:30 WIB
Setahun Pandemi Masyakarat Mulai Jenuh, Ini Kiat Menghadapinya
Ilustrasi pandemic fatigue. (Elements Envato)

Suara.com - Selama satu tahun masyarakat Indonesia hidup di tengah pandemi Covid-19 dan terus berusaha beradaptasi dalam segala hal, khususnya deretan protokol kesehatan yang bisa menghindari kita dari risiko penularan virus Corona.

Sayangnya, semakin lama masyarakat yang tadinya disiplin akan hal tersebut, kini semakin abai dan jenuh. Mereka mengalami kondisi yang disebut pandemic fatigue.

Menurut WHO, pandemic fatigue merupakan demotivasi atau kejenuhan untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan. Hal ini muncul secara bertahap dari waktu ke waktu.

"Perasaan ini datang dan pergi. Bisa sebulan mulai jenuh, lalai, lalu kalau dengar informasi baru, patuh lagi. Kejenuhan ini dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman yang dirasakan selama pandemi," jelas Sosiolog Daisy Indira Yasmine dalam diskusi Refleksi Setahun Pandemi bersama Frisian Flag, Senin (22/3/2021).

Pandemic Fatigue sendiri, lanjut Daisy, biasanya disertai dengan berbagai gejala, mulai dari pasrah karena tidak bisa melakukan apa yang diinginkan, stres karena tekanan terlalu besar, sehingga mengganggu kesehatan mentalnya.

Apalagi, kata dia, jika dibarengi dengan krisis kesehatan publik yang berlarut-larut. Hal ini membuat banyak orang yang memiliki penyakit lain sulit berobat dan melakukan perawatan. Pada akhirnya, ini juga memengaruhi kekuatan mental mengadapi hal tersebut.

"Selain itu adanya banyak perubahan yang dipaksa harus dilakukan oleh institusi, negara, komunitas global, kepada orang yang terkena atau tidak. Orang yang hidupnya biasa-biasa saja diminta melakukan perubahan, sehingga kejenuhan itu bisa muncul," kata dia.

Untuk menghadapi kondisi ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Daisy mengungkap, hal terpenting adalah harus adanya regulasi yang berfokus pada manusia atau masyarakat. Semua kebijakan berbasis data atau riset, tidak bisa pukul rata harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Selain itu, community-based solution juga bisa diterapkan. Artinya melibatkan anggota masyarakat sebagai bagian dari solusi, bukan objek kebijakan yang harus mematuhi. Anggota masyarakat juga bisa dilibatkan dalam merancang kebijakan.

baca juga

"Harus ada perubahan gaya hidup, perubahan perilaku, sistem nilai, kita harus open untuk berubah, untuk nilai baru yang disesuaikan dengan pandemi. Yang penting juga adalah bagaimana manusia tetap bisa menjalankan kehidupan sehari-hari tapi mengurangi risiko tertular. Kebijakan tidak bisa ekstrem, memahami kesulitan hidup yang dihadapi anggota masyarakat," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebutuhan Air Bersih Meningkat Tiga Kali Lipat Selama Pandemi Covid-19

Kebutuhan Air Bersih Meningkat Tiga Kali Lipat Selama Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 11:04 WIB

Viral Awan Berbentuk Orang Berdoa, Warganet: Semoga Pandemi Berakhir

Viral Awan Berbentuk Orang Berdoa, Warganet: Semoga Pandemi Berakhir

Jogja | Selasa, 23 Maret 2021 | 11:03 WIB

Pandemi Covid-19: Perempuan AS Sulit untuk Cari Pekerjaan Baru

Pandemi Covid-19: Perempuan AS Sulit untuk Cari Pekerjaan Baru

Video | Selasa, 23 Maret 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×