Array

Mengapa Orang Melakukan Gaslighting? Psikolog Ungkap Alasannya

Kamis, 25 Maret 2021 | 18:14 WIB
Mengapa Orang Melakukan Gaslighting? Psikolog Ungkap Alasannya
Ilustrasi gaslighting (pexels.com/Ekaterina Bolovtsova)

Suara.com - Pernah mendengar istilah 'gaslighting'? Gaslighting adalah suatu bentuk manipulasi yang biasanya terjadi dalam sebuah hubungan yang tidak sehat. Bentuk manipulasi ini dilakukan oleh seseorang untuk terlihat berkuasa dan dapat mengontrol orang lain dengan cara membuat korbannya tidak yakin dengan dirinya sendiri.

Menurut ilmuwan psikolog dari SHINE Consulting Lina Karlina S.Psi, orang yang melakukan gaslighting biasanya memiliki kepribadian narsistik, yakni diktator dan sosiopat.

“Biasanya punya kepribadian narsistik, yaitu bersifat diktator bahkan sosiopat. Makanya dia cenderung pintar memanipulasi sebuah kebohongan seolah menjadi suatu pembenaran yang nyata,” ungkapnya saat dihubungi Suara.com lewat chat, Kamis (25/3/2021).

Seseorang dengan kepribadian narsistik cenderung menganggap dirinya paling benar, meski ia melakukan kesalahan. Bahkan ia juga kerap menutupi kesalahannya dengan cara berbohong.

“Jadi karena dia punya sifat narsistik, dia cenderung ingin selalu dianggap benar, sekalipun ia melakukan kesalahan. Nah, untuk menutupi kesalahannya itu, ia harus berbohong berkali-kali sampai akhirnya mampu memanipulasi lawan bicaranya,” paparnya.

Lina juga menjelaskan jika orang yang narsistik ini terus-menerus melakukan gaslighting, bukan tak mungkin akan membuat korban tidak yakin dengan dirinya sendiri.

“Kalau gaslighting ini terus-menerus dilakukan, korban akan mempertanyakan kebenaran yang ada dalam pikirannya. Sehingga kepercayaan dirinya rusak, dan akhirnya semua perkataan bahkan kebohongan orang gaslighter ini benar,” jelasnya.

Karena takut melakukan banyak kesalahan, ia mengungkap, orang yang dimanipulasi akan selalu meminta pendapat untuk melakukan apapun karena takut melakukan banyak kesalahan.

Gaslighting terjadi pada hubungan antara dua orang, bisa di dalam hubungan kerja, keluarga, pertemanan, bahkan antar kekasih.

Baca Juga: Putus dari Kaesang Pangarep, Felicia Tissue Dibawa ke Psikolog

“Kalau di kantor, kalimat yang mungkin muncul dari gaslighter seperti, 'Lah, saya nggak mungkin salah, memang kamu saja yang pelupa,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI