alexametrics

Viral Anak Telat Bangun untuk Kelas Online, Ayahnya Malah Marahi Guru

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Viral Anak Telat Bangun untuk Kelas Online, Ayahnya Malah Marahi Guru
Ilustrasi anak tidur telat masuk sekolah. (Shutterstock)

Seorang wali murid marah-marah pada guru, karena putrinya telat masuk kelas dan akibat masih tertidur padahal akan sekolah online.

Suara.com - Kegiatan belajar tatap muka sudah lama dihentikan akibat pandemi Covid-19. Sebagai gantinya, para siswa harus belajar di rumah secara online.

Sayangnya, hal tersebut menimbulkan banyak tantangan, bukan cuma untuk siswa dan guru tapi juga orangtua di rumah. 

Bahkan, seorang guru SMP asal Malaysia baru-baru ini bercerita di akun Facebook miliknya, betapa sulitnya untuk mengajak orangtua bekerja sama saat sekolah online.

Dalam unggahan yang viral itu, ia membagikan tangkapan layar dari percakapan di grup WhatsApp antara para wali murid dan guru. 

Baca Juga: Viral Video Suami Pakai Baju Haram, Reaksi Istri Bikin Publik Mikir Keras

"Benar-benar orangtua sekolah menengah yang independen klasik. Kamu pikir kamu membayar uang untuk dapat memiliki segalanya," tulis si guru.

Di sana terlihat, bagaimana seorang wali murid marah-marah pada guru, karena putrinya telat masuk kelas dan akibat masih tertidur padahal akan sekolah online.

"Kenapa kamu tidak membangunkannya untuk kelas? Kenapa aku harus membayar uang sekolah?," kritik sang ayah, di depan semua orantua dan guru di grup WhatsApp itum

"Aku bertanya pada putriku, dia bilang dia tidak bisa bangun. Jadi, haruskah aku yang melakukan itu dan juga membayar uang sekolah?" dia bertanya.

Meskipun orangtua lainnya berusaha meyakinkan ayah si abak bahwa dia salah, dia terus mencaci gurunya dan meminta pengembalian uang sekolah putrinya.

Baca Juga: Viral, Pelaku Ganjal ATM di Cibinong Bogor Kepergok Warga

"Jika saya dan anak perempuan saya bisa mendisiplinkan diri sendiri, lalu apa gunanya guru? Mengapa saya harus membayar uang sekolah? Tolong balas dan jangan abaikan ini. Menurut Anda orangtua tidak perlu bekerja?" lanjut dia.

Komentar