Kemdikbud: Pembelajaran Jarak Jauh Bukan Kebijakan, Tetapi Pilihan

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:54 WIB
Kemdikbud: Pembelajaran Jarak Jauh Bukan Kebijakan, Tetapi Pilihan
SIswa SD PJJ. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Di masa pandemi Covid-19, tidak hanya bisnis yang terkena dampak. Proses belajar mengajar siswa di sekolah juga ikut terganggu. Karena itu, sejak pandemi terjadi, anak-anak mau tidak mau harus belajar secara daring di rumah.

Tapi, Ditjen Paud Dikdasmen Jumeri S.TP., M.Si menekankan bahwa pembelajaran jarak jauh bukanlah sebuah kebijakan, melainkan sebuah pilihan.

“Jadi PJJ itu bukan kebijakan, tapi pilihan yang mesti diambil agar kita tetap sehat dan selamat. Jadi sekali lagi bukan kebijakan,” ungkapnya pada konferensi pers virtual 'AQUA dan Sekolah.mu Ajak Anak Indonesia Kelola Sampah melalui e-Learning Interaktif', Kamis (6/5/2021).

Ia mengatakan, selama PJJ banyak murid yang mengalami kesulitan. Misalnya saja, tidak semua bisa mengakses jaringan yang memadai, juga terbatasnya internet.

“Juga ada daerah yang tidak memiliki jaringan, juga keterbatasan internet dan kuota. Kemudian keterbatasan orangtuanya dan guru dalam membantu anak-anaknya untuk belajar daring,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia menambahkan proses belajar tatap muka juga terbatas waktunya. Jika guru mengunjungi rumah muridnya, hal ini membuat kondisi belajar jadi kurang kondusif.

“Kemudian yang luring, maka juga terbatas waktunya untuk mengunjungi murid secara door to door. Juga jumlah guru yang terbatas, dan kondisi belajar yang kurang kondusif. Selain itu, kadang orang tua juga melarang gurunya datang karena takut tertular,” jelas Jumeri.

Upaya untuk mengatasi ini, Jumeri mengatakan ada beberapa hal yang mesti dilakukan. Salah satunya bantuan pulsa atau kuota internet.

“Upaya Kemdikbud untuk mengatasi ini, ada beberapa hal yang ditempuh, salah satunya bantuan pulsa atau kuota internet. Kemudian kita juga menyediakan layanan sumber belajar, seperti rumah belajar, ada tayangan TV dan Radio, juga organisasi profesi yang menginisiasi sumber belajar,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zona Oranye Bertambah, Sejumlah Sekolah di Karangasem Kembali Terapkan PJJ

Zona Oranye Bertambah, Sejumlah Sekolah di Karangasem Kembali Terapkan PJJ

Bali | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:53 WIB

Puan Maharani Minta Kemendikbud Cermati Angka Putus Sekolah Akibat PJJ

Puan Maharani Minta Kemendikbud Cermati Angka Putus Sekolah Akibat PJJ

DPR | Senin, 03 Mei 2021 | 15:35 WIB

Miris! Anak SD Terpaksa Belajar Daring di Pinggir Selokan Irigasi

Miris! Anak SD Terpaksa Belajar Daring di Pinggir Selokan Irigasi

Jabar | Jum'at, 23 April 2021 | 16:03 WIB

Terkini

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project

Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:17 WIB

×