Manis dan Legit, Edukasi Pembuatan Gula Jawa Menjadi Opsi Pilihan Wisata Tak Biasa

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Senin, 07 Juni 2021 | 12:20 WIB
Manis dan Legit, Edukasi Pembuatan Gula Jawa Menjadi Opsi Pilihan Wisata Tak Biasa
Produk gula Jawa dari Gubug Ngopi (Suara/Hiromi)

Suara.com - Mengunjungi desa wisata merupakan salah satu kegiatan menyenangkan serta edukatif yang bisa dicoba. Anda bisa berlibur sekaligus mengetahui hal baru.

Salah satu wisata yang bisa Anda kunjungi adalah Gubug Kopi di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur. Meski bernama Gubug Kopi sebenarnya tempat ini merupakan lokasi untuk edukasi pembuatan gula jawa.

Proses pembuatan gula jawa pun dijelaskan oleh pembuatnya langsung di sini. Gula Jawa terbuat dari nira yang berasal dari bunga kelapa.

Gula Jawa yang dibuat di Desa Karangrejo pun tak dicampur dengan gula pasir. Hal ini membuat gula Jawa yang dihasilkan memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang pas.

Proses pembuatan gula Jawa di Gubug Ngopi  (Suara/Hiromi)
Proses pembuatan gula Jawa di Gubug Ngopi (Suara/Hiromi)

Setiap pagi dan sore, para pembuat gula Aren ini akan mengambil bunga kelapa. Bunga kelapa itu kemudian akan dipotong satu jengkal dan akan meneteskan air yang kemudian disebut dengan nira.

Air nira itu kemudian diaduk searah selama 1,5 hingga 2 jam sampai mengental. Selanjutnya adonan akan dicetak pada batok kelapa.

Agus, salah satu pembuat gula Jawa menyebutkan bahwa 10 liter nira hanya akan menghasilkan 2,5 sampai 3 kilogram gula Jawa. Gula Jawa ini lantas dikemas dan dipasarkan kepada masyarakat luas.

Untuk satu keranjang gula Jawa dengan berat 250 sampai 300 gram dibanderol dengan harga Rp20 ribu. Ada pula varian lain yaitu gula semut dan gula kacang seharga Rp25 ribu.

Teh Kletus di Gubug Ngopi (Suara/Hiromi)
Teh Kletus di Gubug Ngopi (Suara/Hiromi)

Setelah melihat proses pembuatan gula Jawa, tamu akan diajak meminum teh kletus. Minuman ini merupakan teh tawar yang disajikan bersama dengan gula Jawa.

baca juga

Nantinya teh tawar akan diminum dulu dan gula Jawa digigit setelahnya. Teh ini memiliki filosofi hidup akan sulit di awal namun akan terasa manis pada akhirnya.

Wisata edukasi pembuatan gula Jawa ini merupakan salah satu opsi dari desa wisata di sekitar Candi Borobudur. Anda dapat melakukan pemesanan melalui Tiket.com untuk beragam pilihan wisata menarik lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengunjung Masih Sepi, Pemilik Warung di Tebing Breksi Pilih Tidak Buka Setiap Hari

Pengunjung Masih Sepi, Pemilik Warung di Tebing Breksi Pilih Tidak Buka Setiap Hari

Jogja | Minggu, 06 Juni 2021 | 19:10 WIB

Tiket.com Gelar Forum Diskusi untuk Optimalkan Industri Pariwisata di Era Digital

Tiket.com Gelar Forum Diskusi untuk Optimalkan Industri Pariwisata di Era Digital

Lifestyle | Minggu, 06 Juni 2021 | 07:00 WIB

Makan Malam Syahdu di Kopi Legi, Nikmatnya Bikin Kumpul Semakin Seru Bareng Tiket.com

Makan Malam Syahdu di Kopi Legi, Nikmatnya Bikin Kumpul Semakin Seru Bareng Tiket.com

Lifestyle | Sabtu, 05 Juni 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Kanye West gelar konser perdana, puluhan ribu penonton padati GBK

Kanye West gelar konser perdana, puluhan ribu penonton padati GBK

Video | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:05 WIB

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:52 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

×