facebook

Peduli Kebugaran, Kemenpora Tingkatkan Kualitas Instruktur Olahraga Lansia

Fabiola Febrinastri
Peduli Kebugaran, Kemenpora Tingkatkan Kualitas Instruktur Olahraga Lansia
Kegiatan pelatihan instruktur olahraga lansia yang berlangsung di Hotel Sahid, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (17/6/2021). (Dok: Kemenpora)

Satu dari 10 penduduk Indonesia adalah lansia.

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus ingin menggiatkan masyarakat untuk hidup sehat, dengan berolahraga di tengah pandemi Covid-19, khususnya untuk para lansia. Untuk mendapatkan cara olahraga yang benar, Kemenpora menggelar kegiatan pelatihan instruktur olahraga lansia yang berlangsung di Hotel Sahid, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (17/6/2021).

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnata, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman yang komprehensif bagi para instuktur olahraga lansia.

"Teori dan praktik akan disajikan pada pelatihan kali ini, agar para instuktur memahami secara komprehensif, sehingga mereka tidak asal mengajari bergerak tetapi memahami dasar keilmuannya,” ucap Isnanta.

Sementara, Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, Aris Subiyono menyampaikan,tujuan dari digelarnya acara pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan keterampilan instruktur olahraga lansia, dalam membina dan mengembangkan olahraga lansia.

Baca Juga: Kemenpora Cari Bibit Atlet Junior di Konawe Utara

"Data Stastistik Lansia Indonesia tahun 2020 menunjukkan, terdapat 9,92 persen (26,82 juta jiwa) lansia di Indonesia. Ini berarti, satu dari 10 penduduk Indonesia adalah lansia. Besarnya jumlah lansia menuntut berbagai upaya meningkatkan kualitas hidup mereka, salah satuya agar tetap sehat dan bugar melalui olahraga," katanya

Pelatihan yang berlangsung pada 17-19 Juni 2021 ini diikuti oleh 100 instruktur olahraga lansia, yang terdiri dari anggota organisasi maupun komunitas olahraga dari seluruh Indonesia. Peserta pelatihan dari Aceh, Nita Ramayanti berharap bisa berkontribusi langsung membimbing olahraga para lansia, setelah mengikuti pelatihan.

“Semoga setelah mengikuti acara ini, saya dapat membagikan ilmu yg saya dapatkan kepada para lansia dan pra lansia di lingkungan sekitar saya, agar bisa menjadi lansia yang produktif dan bisa membantu diri saya sendiri tetap bugar di usia lanjut,” kata Nita.

Komentar