Gelar Pernikahan di Tempat Umum, Wanita Ini Dikritik karena Tulis Pesan Egois

Rima Sekarani Imamun Nissa, Nur Khotimah

Selasa, 29 Juni 2021 | 17:00 WIB
Gelar Pernikahan di Tempat Umum, Wanita Ini Dikritik karena Tulis Pesan Egois
Ilustrasi menikah di area publik. (Pexels/Quang Nguyen Vinh)

Suara.com - Semua calon pengantin tentu menginginkan pernikahan mereka berjalan lancar tanpa gangguan. Begitu pula wanita ini yang sampai menulis pesan khusus di lokasi pernikahannya demi kelancaran acara.

Dilansir dari The Sun, wanita itu menggelar acara pernikahan di tempat umum berupa lokasi perkemahan. Jadi ia sengaja meninggalkan pesan untuk pengunjung tempat tersebut sebagai peringatan.

Wanita tersebut mengimbau pengunjung tidak melakukan kemah di tanggal pernikahannya. Namun jika tetap berkemah di hari itu, wanita tadi meminta pengunjung menanggung resikonya.

"Jumat dan Sabtu (tanggal) 18 dan 19 Juni kami akan mengadakan upacara dan resepsi pernikahan kami. Tolong jangan berkemah di sini!" buka wanita tersebut.

"Kami memiliki seluruh daftar tamu yang akan datang di akhir pekan untuk merayakannya. Jadi jika Anda memutuskan untuk berkemah, kami akan ada di sekitar Anda dan tetap menggelar acara," lanjutnya.

Wanita yang tidak diketahui namanya itu juga meminta pengunjung yang tetap berkemah saat acara berlangsung untuk memaklumi adanya musik kencang dan berbagai kegaduhan lain.

Wanita tulis pesan egois saat menikah di tempat umum. (Reddit)
Wanita tulis pesan egois saat menikah di tempat umum. (Reddit)

"Pastikan Anda membawa hadiah dan hidangan untuk BBQ. PS: ini akan menjadi akhir pekan yang penuh musik yang keras dan sampai larut malam. Jadi jika Anda di sini, terimalah itu," pungkasnya.

Pesan tersebut lalu dibagikan di Reddit oleh pengunjung yang kebetulan melintas di sana. Seketika warganet melontarkan kritikan untuk wanita tersebut karena dianggap terlalu egois dan arogan.

Sadar pesannya menuai kritikan, wanita tadi langsung membuat klarifikasi di Facebook seperti dilaporkan 7News. Ia menjelaskan bahwa pengunjung yang dimaksud bisa mengganggu adalah anak-anak punk.

baca juga

"Saya adalah wanita yang menggelar pernikahan itu. Saya sama sekali tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu. Pesan saya dibuat untuk memperingatkan anak-anak punk yang mencoba untuk ikut pesta," tulis wanita itu.

"Pesta saya dimulai pukul 5 dan itu adalah tempat umum yang sangat saya kagumi. Saya takut akan muncul pencandu obat-obatan dan binatang (sehingga menulis pesan itu). Saya meminta maaf apabila ini menyinggung," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Menikah Istri Langsung Dicerai, Air Dipakai Tetangga untuk Renovasi Rumah

Baru Menikah Istri Langsung Dicerai, Air Dipakai Tetangga untuk Renovasi Rumah

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 14:29 WIB

Kisah Sedih Pengantin Divonis Covid Jelang Akad, Sang Ibu Meninggal H-4 Pernikahan

Kisah Sedih Pengantin Divonis Covid Jelang Akad, Sang Ibu Meninggal H-4 Pernikahan

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 14:03 WIB

Curhat Wanita Tak Mau Makan Masakan Mertua, Tuai Nyinyiran Publik

Curhat Wanita Tak Mau Makan Masakan Mertua, Tuai Nyinyiran Publik

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 06:28 WIB

Terkini

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Batam | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:51 WIB

OJK dan SRO Ajak Pelaku Pasar Perkuat Integritas Pasar Modal, Denda Pelanggaran Capai Rp2,1 Triliun

OJK dan SRO Ajak Pelaku Pasar Perkuat Integritas Pasar Modal, Denda Pelanggaran Capai Rp2,1 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol

Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Rahasia Kelam yang Terkubur di Balik Misteri Musim Panas di Duwang-ri

Rahasia Kelam yang Terkubur di Balik Misteri Musim Panas di Duwang-ri

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×