alexametrics

Wanita Ini Ungkap Alasan Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Wanita Ini Ungkap Alasan Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh
Curhat Wanita Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh (instagram.com/missjodieweston)

Menurutnya, masih banyak orang yang menganggap influencer bodoh.

Suara.com - Tak sedikit orang yang kini memilih bekerja sebagai influencer di media sosial. Namun, model wanita yang memiliki ratusan ribu pengikut di Instagram ini malah ogah disebut influencer.

Melansir Daily Star, wanita bernama Jodie Weston tersebut punya lebih dari 108 ribu pengikut di Instagram. Namun, dirinya tak mau dianggap sebagai influencer.

Penyebabnya, Jodie menganggap bahwa julukan influencer membuat dirinya lebih mudah dihakimi orang lain. Menurut Jodie, masih banyak yang menganggap jika seorang influencer biasanya bodoh.

"Aku tidak benar-benar menyebut diriku sebagai influencer kecuali sangat diperlukan," ungkap wanita 27 tahun asal London ini.

Baca Juga: Jangan Marah, Ini 5 Tips Bijak Hadapi Hujatan di Media Sosial

"Aku rasa banyak orang berpikir bahwa influencer adalah orang yang bodoh atau pengangguran," tambahnya.

Menurut Jodie, label tersebut akan berdampak negatif terhadap karir yang dimilikinya. Selain menjadi model, Jodie adalah DJ, presenter di radio, sekaligus presenter televisi.

Curhat Wanita Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh (instagram.com/missjodieweston)
Curhat Wanita Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh (instagram.com/missjodieweston)

Jodie sendiri pernah merasakan pengalaman buruk saat menjadi DJ. Karena berpakaian seksi, ada yang menganggap bahwa dirinya tidak punya bakat sungguhan.

"Dengan orang-orang di industri musik, ada miskonsepsi bahwa seseorang yang tampil menarik dan suka mengambil foto cantik kemungkinan tidak punya bakat."

"Aku mendengar orang-orang mengatakan aku memakai outfit seksi karena aku tidak punya bakat, ketika mereka sama sekali belum mencoba mengenal bahwa aku sebenarnya DJ yang sangat baik," tambahnya.

Baca Juga: Dituntut Jujur, Influencer di Negara Ini Wajib Beri Keterangan di Foto Editan

Jodie menambahkan bahwa ia berpakaian seksi bukan karena tidak punya bakat. Sebaliknya, ia hanya ingin terlihat menarik.

Wanita 27 tahun ini juga mengungkap bahwa menjadi influencer sebenarnya bukan hal mudah. Sebaliknya, influencer harus bisa berinisiatif dan punya sesuatu yang unik.

"Jika kau ingin berada di atas, kau butuh inisiatif, sesuatu yang unik tentang dirimu, dan punya kemampuan memprediksi tren sebelum keluar," tambahnya.

"Kita sudah melihat ribuan influencer yang mengambil foto di kamar mereka dengan latar belakang sama setiap hari, tapi dengan outfit berbeda. Itu membosankan dan sudah terlalu sering dilakukan."

Curhat Wanita Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh (instagram.com/missjodieweston)
Curhat Wanita Tak Mau Disebut Influencer, Takut Disangka Bodoh (instagram.com/missjodieweston)

Di sisi lain, wanita ini menambahkan jika ada banyak orang yang ingin menjadi influencer sehingga persaingan makin ketat.

Untuk itu, Jodie menekankan pentingnya memiliki keunikan tersendiri agar sukses sebagai influencer.

"Untuk sungguh-sungguh menginspirasi seseorang, kau harus menarik perhatian mereka kepada sesuatu yang baru, dan itu sulit dilakukan."

Jodie juga mengungkap bahwa ia punya gayanya sendiri saat mengunggah konten ke media sosial, terlepas dari dirinya ogah dijuluki influencer.

"Aku tidak peduli apa yang orang lain lakukan, aku hanya melakukan apa yang kumau, dan kupikir itu adalah cara yang hebat untuk melakukannya," tutup Jodie.

Komentar