Suka Bekerja Melebihi Waktu Normal? Hati-Hati Mengidap Hustle Culture

Vania Rossa

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 07:05 WIB
Suka Bekerja Melebihi Waktu Normal? Hati-Hati Mengidap Hustle Culture
Ilustrasi hustle culture, bekerja melebihi waktu normal. (pexels/Andrea Piacquadio).

Suara.com - Rutinitas bekerja sudah menjadi aktivitas sehari-hari untuk dilakukan dalam memenuhi kesejahteraan hidup. Tetapi seringkali seseorang menanggapi pekerjaan secara berlebihan, bahkan hingga harus mengorbankan waktu luang yang dimiliki. Akibatnya, terjadilah fenomena hustle culture lantaran adanya motivasi seseorang untuk bekerja melebihi batas waktu demi meraih kesuksesan.

Pada pengidap hustle culture, mereka bekerja keras melebihi waktu normal dengan harapan mencapai kesuksesan. Walaupun sebenarnya kesuksesan bisa dicapai melalui berbagai hal.

Para pengidap hustle culture ini harus waspada, karena gaya hidup seperti ini akan merusak work life balance sehingga berdampak buruk bagi kesehatan mental dan emosional.

“Tren hustle culture ini hampir dialami oleh sebagian besar pekerja di berbagai perusahaan, terutama kalangan generasi milenial yang fresh graduate. Tuntutan kebutuhan hidup yang banyak mengharuskan mereka bekerja lebih keras supaya mendapatkan penghasilan besar meskipun mengesampingkan kesehatan diri sendiri”. tutur Graheta Rara Purwasono, M.Psi, psikolog, tim konselor dari aplikasi konseling karyawan Riliv, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Kendati demikian, Graheta mengemukakan bila pengaruh eksternal juga bisa memicu seseorang untuk menerapkan hustle culture.

“Kalau ditinjau dari faktor eksternal, pemicunya yaitu quotes dari orang-orang sukses. Memang tidak salah dengan mengonsumsi hal itu, tapi apabila sampai salah pemahaman, maka akan berakibat pada pemaksaan diri sendiri untuk gila bekerja," katanya.

Apa saja dampak buruk hustle culture? Yang pasti, mulai dari burnout (stres berat), kelelahan, dan lebih berbahaya lagi bisa menyebabkan kematian. Sudah banyak kasus kematian yang terjadi akibat hustle culture dalam dunia kerja.

Nah, agar Anda tidak terjebak dalam hustle culture, cobalah lakukan kiat-kiat berikut.

1. “Bekerjalah Untuk Hidup, Bukan Hidup Untuk Bekerja”
Terkadang sebagian orang mendedikasikan hidup untuk bekerja secara totalitas. Kalau berlangsung di luar batas, waktu akan terbuang secara cuma-cuma karena Anda tidak sempat melakukan aktivitas lainnya.

baca juga

Selesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, tidak perlu berlebihan, lalu gunakan waktu luang selepas bekerja untuk beristirahat. Karena tubuh memiliki batas ketika sudah terasa lelah.

2. “Berhenti Membandingkan Diri Sendiri Dengan Pencapaian Orang Lain”
Apapun pencapaian selama bekerja, sewajarnya patut untuk disyukuri. Membandingkan diri dengan orang lain hanya menambah rasa iri yang berujung ambisi tanpa memikirkan risiko.

Coba lihat lagi ke belakang, masih banyak orang yang belum tentu bisa mendapatkan pencapaian atas hasil pekerjaan. Mensyukuri pencapaian saat ini membuat Anda lebih bahagia dalam hidup.

3. “Hargai dan Gunakan Waktu Luang Untuk Bersantai”
Waktu menjadi sangat penting, terutama ketika sedang libur dari rutinitas pekerjaan. Gunakan untuk aktivitas pribadi yang bermanfaat, seperti melakukan olahraga, membaca buku, membersihkan rumah, dan sebagainya.

Kehidupan pribadi harus mendapat perhatian agar tidak terbengkalai, dengan begitu Anda akan tambah menghargai diri sendiri.

4. “Sukses Bukan Hanya Sekadar Bekerja, Tapi Masih Ada yang Lain”
Belum ada jaminan kalau bekerja keras melebihi waktu normal bisa menjadikan seseorang sukses berkarir. Nyatanya, definisi sukses berbeda-beda berdasarkan tujuan hidup.

Jika kesuksesana tak datang lewat perusahaan, maka carilah kesuksesan di luar pekerjaan.

5. “Kesehatan Diri Sendiri Lebih Penting Daripada Gila Kerja”
Masing-masing pekerjaan menyimpan target yang wajib tercapai. Tidak usah menyusahkan diri sendiri demi melampaui takaran beban kerja. Kesehatan tubuh, mental, dan emosional perlu dijaga agar menjalani rutinitas tetap maksimal.

Peduli pada diri sendiri layak diperhatikan untuk meningkatkan kualitas hidup. Seumpama kesehatan mulai terancam, maka bisa berdampak pada penurunan produktivitas dan kinerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Pandemi Covid-19 Mengubah Aktivitas Masyarakat Menjadi Lebih Daring

Jokowi Sebut Pandemi Covid-19 Mengubah Aktivitas Masyarakat Menjadi Lebih Daring

Tekno | Senin, 16 Agustus 2021 | 15:44 WIB

Duduk Seharian saat Bekerja di Rumah, Baiknya Hindari Kebiasaan Makan Ini

Duduk Seharian saat Bekerja di Rumah, Baiknya Hindari Kebiasaan Makan Ini

Health | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:07 WIB

Sampai Dipaksa, Kisah WNI Kaget Boleh Cuti Sebulan saat Kerja di Finlandia

Sampai Dipaksa, Kisah WNI Kaget Boleh Cuti Sebulan saat Kerja di Finlandia

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 09:09 WIB

Terkini

Detail Tuduhan 'Manipulasi' Bisnis Manchester City Hingga Ancaman Denda Rp2 Triliun

Detail Tuduhan 'Manipulasi' Bisnis Manchester City Hingga Ancaman Denda Rp2 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:48 WIB

Parfum Aroma Ylang-Ylang Seperti Apa? Ini 5 Rekomendasinya yang Segar dan Awet

Parfum Aroma Ylang-Ylang Seperti Apa? Ini 5 Rekomendasinya yang Segar dan Awet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 13:40 WIB

Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga

Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 13:36 WIB

Bawa Kardus Kuning di Stasiun Tanah Abang, 2 Orang Bandar Narkotika Diciduk Polisi

Bawa Kardus Kuning di Stasiun Tanah Abang, 2 Orang Bandar Narkotika Diciduk Polisi

News | Minggu, 27 September 2026 | 13:34 WIB

Melampaui DNA Salmon: Mengenal DNA Ikan Trout, Tren Baru Rahasia Kulit Glowing Minim 'Downtime'

Melampaui DNA Salmon: Mengenal DNA Ikan Trout, Tren Baru Rahasia Kulit Glowing Minim 'Downtime'

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 13:32 WIB

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 13:25 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

Tekno | Minggu, 27 September 2026 | 13:23 WIB

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:20 WIB

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:19 WIB

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

News | Minggu, 27 September 2026 | 13:18 WIB

×