alexametrics

Jangan Boros! Ini Tips Mengelola Gaji Agar Tidak Cepat Habis

Vania Rossa
Jangan Boros! Ini Tips Mengelola Gaji Agar Tidak Cepat Habis
Ilustrasi mengelola gaji. (Shutterstock)

Di masa pandemi ini, penting untuk mengelola keuangan dengan baik, salah satunya gaji.

Suara.com - Pandemi merupakan situasi yang penuh dengan ketidakpastian, sehingga menuntut kita semua agar lebih jeli dalam mengelola keuangan, termasuk mengelola gaji yang didapat.

Riset 2020 LPEM FEB UI mengungkap rata-rata pengeluaran bulanan masyarakat sebelum dan saat pandemi meningkat 71%.

Nah, mengelola penghasilan dengan bijaksana sangat penting agar setiap bulan ada dana yang dialokasikan untuk kebutuhan mendadak, terutama di tengah situasi tidak pasti seperti saat pandemi ini.

Untuk itu, Tokopedia membagikan tips mudah mengelola penghasilan dengan bijak di masa pandemi. Ini dia, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Baca Juga: Ternyata Tak Sampai Rp3 Juta, Ini Nominal Gaji Bupati

1. Catat Semua Pengeluaran
Rutin mencatat pengeluaran akan membantu memonitor keluar masuk dana. Hal ini membantu kita mengevaluasi dan mengeliminasi pengeluaran yang tidak perlu ke depannya.

2. Atur Prioritas Kebutuhan
Mengatur keuangan bulanan penting dilakukan agar gaji yang dimiliki bisa dialokasi dengan baik. Terutama di tengah pandemi, atur prioritas pengeluaran berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.

3. Manfaatkan Promo
Jeli memanfaatkan promo akan membuat belanja kebutuhan sehari-hari menjadi lebih efisien. Misalnya, jika kamu belanja di Tokopedia, ada cashback hingga Rp 75.000 jika kamu menggunakan Gopay atau GoPayLater untuk metode pembayaran.

4. Pisahkan Rekening Tabungan
Menabunglah di awal ketika baru saja menerima gaji dan pisahkan rekening tabungan dengan rekening pengeluaran sehari-hari. Hal ini akan membuat pengelolaan keuangan lebih efektif.

5. Jangan Lupa Investasi
Financial Consultant, Prita Hapsari Ghozie, menyarankan saat mulai berinvestasi, masyarakat perlu mempelajari serta memilih jenis investasi sesuai dengan risiko dan keuntungan masing-masing.

Baca Juga: Jadi Impian Banyak Orang, Berapa Gaji PNS Lulusan SMK atau SMA?

“Pastikan produk investasi tersebut telah memiliki izin yang tepat serta menyajikan portofolio laporan investasi yang transparan,” ujarnya di acara virtual Tokopedia beberapa waktu lalu.

Komentar